Benang Merah Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Residivis, HTI, Nasdrun, dan Anies Baswedan Terlibat?

Suara Denpasar

Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:06 WIB
Benang Merah Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Residivis, HTI, Nasdrun, dan Anies Baswedan Terlibat?
Ilustrasi ijazah palsu (Antara)

Suara Denpasar - Jelang pemilu 2024 kasus ijazah palsu Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi kembali menyeruak.

Menurut analisa Hendro Firlesso ada benang merah dari gerakan mengungkit dugaan ijazah palsu itu yang diduga melibatkan residivis, organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Nasdrun, sampai Anies Baswedan.

Kok bisa? Dalam kanal youtubenya, analisa Hendro Firlesso mengatakan seorang residivis atau pernah dihukum menjadi penyebar awal kasus ini.

"Katanya dia penerbit dan membuat buku. Tak jelas bukunya, bukunya Jokowi Undercover, Undercover Jokowi. Isinya adalah hoax semua dan dia melaporkan Pak Jokowi," kata Firlesso dalam kanal Youtubenya seperti dikutip denpasar.suara.com, Kamis (13/10/2022).

Penerbit atau pembuat buku yang menggugat ijazah presiden dari  SD, SMP, dan SMA karena diduga palsu dalam Pilpres 2019 itu adalah Bambang Tri Mulyono "Jokowi Undercover".

Pria kelahiran Blora itu pernah dipenjara selama tiga tahun karena menulis buku tersebut. Dia kembali melaporkan kasus dugaan pemalsuan ijazah ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Dia dibantu oleh seorang pengacara karena terus diserang netizen. Pengacara itu bernama Ahmad Khozinudin dan orangnya sudah terkenal tokoh HTI," paparnya.

Versi Firlesso, Khozinudin ini pernah berpidato di depan Kantor Menkopolkumham, saat itu dia meminta HTI diseminarkan dan kalau bisa diterapkan dalam pemerintahan Republik Indonesia.

Lanjutnya, Khozinudin juga wajahnya tampak dalam kasus Jin Buang Anak yang membuat marah warga Kalimantan.

baca juga

Atas menyeruaknya kabar dugaan ijazah palsu yang digunakan untuk menyerang Jokowi. Massa pendukungnya juga mendesak agar Tri Mulyono ditangkap.

Dia juga menilai gerakan geng Tri Mulyono yang di dalamnya ada Egi Sujana bertujuan agar Jokowi lengser sebelum 2024.

"Apakah ini ada benang merahnya dengan Anies Baswedan? Dengan Nasdrun? Karena bapak Jokowi ini dominan dan menjadi sentral dalam penentuan calon presiden 2024," terang dia.

"HTI mulai bersuara lagi. Siapa HTI? Kita tahu semua. HTI itu di Arab Saudi sudah di hukum mati, di negara-negara Islam itu tidak laku HTI, HTI itu dianggap teroris," paparnya panjang lebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tak Bayar Fee Paranormal: Padahal Sudah Sukses Dijadikan Gubernur DKI dan Dua Kali Jadi Presiden

Jokowi Tak Bayar Fee Paranormal: Padahal Sudah Sukses Dijadikan Gubernur DKI dan Dua Kali Jadi Presiden

Denpasar | Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:58 WIB

Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?

Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?

Denpasar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:22 WIB

Parpol Sudah Nafsu Deklarasikan Capres, Fahri Hamzah Sebut Mulai Ada Polarisasi, Mungkinkah Ada Kecebong vs Kampret Jilid II?

Parpol Sudah Nafsu Deklarasikan Capres, Fahri Hamzah Sebut Mulai Ada Polarisasi, Mungkinkah Ada Kecebong vs Kampret Jilid II?

Denpasar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:09 WIB

Terkini

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso

11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:18 WIB

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:14 WIB

TVC XL Berani Tantang Market Leader, Sinyal Makin Kuat Jadi Alasan untuk Ganti Provider

TVC XL Berani Tantang Market Leader, Sinyal Makin Kuat Jadi Alasan untuk Ganti Provider

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna: Ketahui Contoh dan Perbedaannya

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna: Ketahui Contoh dan Perbedaannya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Kualitas Udara Pelalawan, Pekanbaru hingga Siak di Level Tidak Sehat

Kualitas Udara Pelalawan, Pekanbaru hingga Siak di Level Tidak Sehat

Riau | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia

Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×