Suara Denpasar – Karier Brigjen Andi Rian Djajadi langsung meroket ketiban berkah dua kasus perwira tinggi di kepolisian. Dia berhasil menjebloskan Ferdy Sambo ke tahanan, sekaligus ketiban ‘berkah’ dari kasus narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Sumatera Barat yang baru tunjuk jadi Kapolda Jatim.
Sebagaimana diketahui, Brigjen Andi Rian Djajadi merupakan ketua tim penyidikan perkara pembunuhan Brigadir Joshua yang berhasil menetapkan mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo sebagai tersangka dan dijebloskan ke tahanan. Posisinya adalah Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
Selain berhasil menjadi Ferdy Sambo sebagai tersangka dan dijebloskan ke tahanan, dia juga menetapkan empat orang lagi sebagai tersangka pembunuhan Brgarid Joshua. Yakni Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo), Bharada Rizhard Eliezer (Bharada E), Bripka Rizky Rizal (Bripka RR), dan Kuat Ma’ruf (sopir pribadi keluarga Putri Candrawathi-Ferdy Sambo).
Di sisi lain, Irjen Teddy Minahasa yang terjerat kasus narkoba sekaligus pembatalan penunjukkan sebagai Kapoda Jatim turut memberi ‘berkah’ bagi sejumlah perwira tinggi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengocok ulang jabtaan sejumlah perwira tinggi.
Andi Rian pun ketiban pulung untuk mengisi jabatan sebagai Kapolda Kalimantan Selatan yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Rikwanto yang memasuki masa pensiun. Sedangkan dalam waktu bersamaan ada 17 perwira tinggi yang dirotasi dan promosi untuk mengisi lubang akibat ada yang pensiun dan terkena kasus, seperti Teddy Minahasa.
"Pembatalan IJP TM (Teddy Minahasa), penggantian para Kapolda yang pensiun, dan promosi lainnya guna meningkatkan kinerja organisasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo Jumat (14/10/2022).
Selain Brigjen Andi Rian Djajadi, Brigjen Krishna Murti menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Mabes Polri dari sebelumnya Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter) di Divisi Hubinter Polri. Irjen Johanis Asadoma yang sebelumnya menjabat Kadivhubinter Polri dimutasi sebagai Kapolda NTT. Sedangkan Irjen Setyo Budiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dimutasi jadi Kapolda Sulawesi Utara (Sulut).
Di sisi lain, Kapolda Jawa Timur dijabat Irjen Toni Harmanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Selatan. Posisi Kapolda Sumatera Selatan selanjutnya diisi Irjen Albertus Rachmad Wibowo yang sebelumnya jadi Kapolda Jambi. Sedangkan posisi Kapolda Jambi selanjutnya diisi oleh Irjen Rusdi Hartono yang sebelumnya ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Lebih lanjut, Irjen Suwondo Nainggolan yang sebelumnya menjabat Kakorbinmas Baharkam Polri menjadi Kapolda DIY lantaran Irjen Asep Suhendar akan masuk masa pensiun.
Baca Juga: Ratusan Warga di Jembrana Bali Mengungsi Antisipasi Air Bah, Turut Bawa Hewan Ternak
Berikutnya, Irjen Risyapudin Nursin yang sebelumnya jadi Kapolda Malut dimutasi sebagai Koorsahli Kapolri. Posisinya digantikan Irjen Midi Siswoko yang sebelumnya menjabat Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada BIN dimutasi menjadi Kapolda Malut.
Sedangkaan Irjen Suharyono yang sebelumnya menjabat perwira tinggi Bareskrim Polri dengan penugasan pada OJK dimutasi menjadi Kapolda Sumbar mengisi kekosongan yang ditinggal Irjen Teddy Minahasa karena kasus narkoba. (Suara.com)