Duh, Seekor Gajah Sumatera di Aceh Mati Setelah Makan Pupuk

Suara Denpasar

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:28 WIB
Duh, Seekor Gajah Sumatera di Aceh Mati Setelah Makan Pupuk
Duh, Seekor Gajah Sumatera di Aceh Mati Setelah Makan Pupuk (Antara)

Suara Denpasar - Seekor gajah sumatera ditemukan mati di wilayah Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/10) malam. Dari asil nekropsi atau autopsi, gajah tersebut mati akibat memakan pupuk di kebun warga.

 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh kini berkoorinasi dengan Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Sumatera maupun kepolisian untuk mengusut kematian gajah sumatera tersebut.

"Kami terus berkoordinasi dengan Balai Gakkum dan kepolisian terkait ditemukannya satu individu gajah mati di Aceh Timur," kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto, dkutip dari Antara, Selasa.

Sebelumnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara, lokasi temuan gajah mati tersebut berada di wilayah perkebunan masyarakat.

Hasil olah TJP juga tidak ditemukan benda tajam atau alat yang diduga penyebab kematian gajah.

Namun, kata Agus Arianto, terdapat gubuk kebun warga yang dirusak gajah liar sekitar 200 meter dari temuan gajah mati itu. Diduga, gajah tersebut memakan pupuk di gubuk tersebut

Dia mengatakan apabila ditemukan dugaan adanya kelalaian pemilik kebun atas penggunaan bahan atau alat yang berpotensi membahayakan dan menyebabkan kematian satwa, BKSDA Aceh akan minta pihak kepolisian untuk mengusut hingga tuntas.

Dia mengatakan gajah yang mati tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan umur enam hingga tujuh tahun. Gajah tersebut mati diperkirakan dua hingga tiga sebelum ditemukan.

Saat ditemukan, posisi satwa tersebut mati terbaring, mengalami pembengkakan pada bagian perut. Lidah membiru, pembengkakan hati, serta terdapat pendarahan di bagian lambung dan usus.

baca juga

"Namun demikian, guna mengetahui kepastian penyebab kematiannya, sampel organ yang meliputi lidah, paru, jantung, lambung, usus halus, usus besar, hati, limpa, ginjal, serta isi saluran cerna dikirim ke laboratorium forensik," kata Agus Arianto.

Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatera hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

BKSDA Aceh mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatera dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh.

Selain itu, juga menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian.

"Semua perbuatan terhadap satwa liar dilindungi tersebut yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Agus Arianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kang Dedi Mulyadi Soroti Gunung Leuser di Aceh, Ada Apa?

Kang Dedi Mulyadi Soroti Gunung Leuser di Aceh, Ada Apa?

Denpasar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:33 WIB

Wow, Polisi Gagalkan Nyaris 2 Kuintal Sabu-Sabu dari Malaysia, 1 Ditangkap, 3 Buron

Wow, Polisi Gagalkan Nyaris 2 Kuintal Sabu-Sabu dari Malaysia, 1 Ditangkap, 3 Buron

Denpasar | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:28 WIB

Chef Renatta Pingin Bubur Memek, Pernah Dengar, tapi Nggak Pernah Coba

Chef Renatta Pingin Bubur Memek, Pernah Dengar, tapi Nggak Pernah Coba

Denpasar | Selasa, 13 September 2022 | 11:48 WIB

Terkini

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:42 WIB

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:40 WIB

Super Iconic, 4 OOTD Grungy Hip Hop ala Woojin LNGSHOT yang On Point!

Super Iconic, 4 OOTD Grungy Hip Hop ala Woojin LNGSHOT yang On Point!

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:40 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola

Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:33 WIB

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:31 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB