Suara Denpasar – Brigadir Jenderal Krishna Murti senang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah bisa tersenyum. Dia mengaku sudah lama tidak melihat senyum kawan satu angkatannya di Akpol 1991 tersebut.
Di era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memang ada sejumlah kasus yang memggemparkan institusi kepolisian. Setidaknya ada tiga kasus besar yang mencoreng kepolisian. Yakni kasus pembunuhan Brigadir Joshua yang diotaki Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Kini Ferdy Sambo sudah dipecat dari kepolisian.
Buntut dari kasus pembunuhan Brigadir Joshua, ada puluhan anggota Polri yang terseret dalam pelanggaran kode etik Polri. Sedikitnya ada 35 anggota Polri yang sudah dan akan diajukan dalam sidang kode etik Polri.
Kasus lainnya, adalah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang. Tragedi itu terjadi setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah tribun setelah adanya ricuh pascapertandingan antara Arema FC vs Persebaya yang berakhir dengan kemenangan sang tamu, klub dari Surabaya.
Kasus ketiga yang muncul belakangan adalah ditangkapnya Irjen Teddy Minahasa. Kapolda Sumatera Barat ini ditangkap karena kasus narkoba. Padahal, Irjen Teddy Minahasa baru saja ditunjuk sebagai Kapolda Jatim, dan menunggu serah terima jabatan.
Krishna Murti memposting video rangkaian foto ketika dia bertemu dengan Jenderal Listyo. Dia bersalaman dan sedikit membungkukkan badan di hadapan Jenderal Listyo. Dalam video itu dia menambahkan caption yang menyebut sudah lama tidak melihat Jenderal Listyo tersenyum.
“Hari ini senyumnya menunjukkan optimisme kami semua akan bisa melewati badai yang terjadi untuk mengembalikan marwah Polri semakin baik,” tulis Krishna Murti dalam captio postingannya melalui Instagram@krishnamurti_bd91 Selasa (18/10/2022).
Lebih lanjut dia menulis lebih Panjang pada kolom caption. Isinya mengungkapkan tentang Jenderal Listyo yang senyum, dan menyebutkan sifat dari sang atasan sekaligus kawan satu Angkatan di Akpol 1991.
“Sudah lama tidak melihat senyum beliau. Hari ini beliau senyum lihat saya. Mudah-mudahan saya selalu bisa membuat siapa pun tersenyum,” kata Brigjen Krishna Murti melalui Instagram pribadinya, @krishnamurti_bd91 Selasa (18/10/2022).
Sebagaimana diketahui, Selasa (18/10/2022) itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin serah terima jabatan dan pelantikan 7 Kapolda. Salah satunya adalah melantikan Irjen Joni Asadoma sebagai Kapolda NTT. Sebelumnya, Irjen Joni Asadoma adalah Kadiv Hubinter Polri, atasa Krishna Murti.
Dengan dilantiknya Irjen Joni Asadoma sebagai Kapolda NTT, Brigjen Krishna Murti mendapat kebagian naik jabatan sebagai Kadiv Hubinter Polri. Tak lama lagi, Krishna Murti pun akan pecah bintang, menjadi jenderal bintang dua atau berpangkat Irjen.
Dalam kesempatan itu, Krishna Murti pun mengungat sosok atau watak asli Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia mengungkap kawan satu angkatan di Akpol 1991.
“Saya mengenal beliau adalah pribadi yang penuh kasih. Sangat menyayangi anggotanya, sayang masyarakat Indonesia,” kata dia, kemudian melanjutkan, “Namun dalam kelembutannya ada ketegasan yang luar biasa,” kata mantan Wakapolda Lampung ini.
Krishna Murti pun menyampaikan kepada masyarakat untuk yakin terhadap kepolisian di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Rakyat Indonesia yakinlah bahwa beliau akan membawa Polri semakin PRESISI dalam melaksanakan tugasnya. Btw (omong-omong, red) rakyat netizen ada yang tahu kenapa beliau tersenyum melihat saya..?? #kmupdates,” tulis Krisna Murti mengakhiri captionnya.