Suara Denpasar - Pelantun lagu Hampa, Ari Lasso akhirnya memaafkan maskapai Batik Air atas apa yang telah ia alami atas keajadian molornya jadwal penerbangan yang terjadi pada 19 Oktober 2022 lalu.
Diketahui, Ari Lasso saat itu akan menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dari Singapura dengan kelas bisnis. Menurut jadwal, seharusnya Ia terbang pada pukul 17.35 namun menjadi pukul 19.35 tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Yang dimana dengan kejadian itu membuat dirinya mengalami kerugian besar.
Pada video yang baru saja diunggah Ari Lasso di Instagram pribadi miliknya, dia menjelaskan bahwa sudah dihubungi via telepon oleh salah Petinggi dari Lion Group dan juga oleh Danang Mandala Prihantoro selaku dirut Corpaorate Communication untuk meminta maaf atas kejadian yang dialami Ari Lasso.
“Seratus persen saya memaafkan persitiwa yang terjadi kemarin, karena juga hal-hal yang lebih pahit sudah pernah saya alami dalam kehidupan ini dan juga saya sudah memaafkan mereka-mereka semuanya apalagi cuma sekadar kejadian ini,” ucap Ari Lasso di video tersebut.
Tetapi pada video tersebut Ari Lasso memberikan 2 catatan yang dia sampaikan dan solusi tersebut juga ia dapatkan dari teman-teman musisi dan ahli di bidang hukum menganjurkan untuk mengambil jalur hukum. Alih-alih mengambil jalur itu ia memlih jalur yang Ari Lasso sebut “Jalur Hati Nurani”.
Pertama, pihak Batik Air diminta untuk meminta maaf dengan berkomentar di Sosial Media Instagram miliknya. Bukan hanya untuk dirinya saja tetapi bagi masyarakat yang pernah terdampak atas kerjadian tersebut.
Yang kedua kerugian dari materil, waktu, fisik dan sebagainya yang telah dialami dengan jumlah entah berapa bisa diganti dengan memberikan disumbangkan uang ganti rugi itu semua ke Yayasan Cancer Indonesia terutama Yayasan Limfoma.
Itulah isi dari video 4 menit 22 detik yang ia unggah di Instagram pribadi miliknya atas respon yang telah diberikan pihak maskapai Batik Air terhadap Ari Lasso. Sikap itu pun menuai tanggapan positif dari teman-teman dan followers yang membanjiri pada kolom komentar. (*)
Baca Juga: Jelang KTT G20 di Bali, Menkes Umumkan Covid-19 Subvarian XBB Telah Masuk ke Indonesia