Suara Denpasar- Rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika kini di ujung tanduk setelah sidang gugatan perceraian kini berproses di Pengadilan Agama Purwakarta.
Rumah tangga pasangan pejabat anggota DPR RI dan Bupati Purwakarta ini disebut sudah mulai retak sejak enam tahun lalu, tepatnya 2016.
Namun karena keberadaan sosok ini, hubungan mereka tetap berjalan setidaknya sampai proses perceraian ini berjalan.
Sosok itu adalah bapak dari Anne Ratna yang selalu meminta anaknya untuk bersabar menghadapi Dedi Mulyadi atau Kang Dedi.
Namun kini sosok itu disebut sudah meninggal, sehingga kini rumah tangga keduanya tidak bisa dipertahankan lagi.
Kesaksian mengenai keberadaan sosok ini disampaikan oleh Rahmat Setiadi yang merupakan kakak dari Ambu Anne.
"Sudah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu, 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar. Jadi ini puncaknya," ujar Rahmat Setiadi.
Keluarga besar kata dia sudah mendukung penuh keputusan Bupati Purwakarta itu untuk menggugat cerai Kang Dedi yang kini menjabat wakil Komisi IV DPR RI ini.
"Keputusan Ambu untuk gugatan ini sudah final, sudah seratus persen lah," jelasnya.
Sementara itu terbaru kang Dedi sedang mengunggah momen kebersamaan dengan dua orang putranya.
Dia pun menuliskan pesan menyentuh untuk kedua anaknya agar bisa bermanfaat bagi orang lain.
"Ingatlah anak-anakku. Jika kebahagiaan yang kalian cari adalah untuk diri sendiri, maka itu bukan kebahagiaan, itu adalah egoisme," jelas dia.
Arti kebahagiaan kata mantan bupati Purwakarta ini adalah kebahagiaan adalah saat orang lain juga merasa bahagia dengan kehadiran kita.
Jika kebahagiaan orang lain itu tidak ada dengan kehadiran kita maka itu bukanlah kebahagiaan
"Karena bahagia adalah saat orang lain bahagia karena kehadiran kita," pungkasnya.