Oposisi? Sentilan Kang Dedi Mulyadi ke Pemkab Purwakarta Makin Tajam

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 03 November 2022 | 18:14 WIB
Oposisi? Sentilan Kang Dedi Mulyadi ke Pemkab Purwakarta Makin Tajam
Dedi Mulyadi

Suara Denpasar - Seolah memosisikan diri sebagai opisisi, sentilan Kang Dedi Mulyadi ke Pemkab Purwakarta semakin tajam. Dia mulai menunjukan sejumlah ketimpangan sosial yang ada di Kabupaten yang dipimpin Anne Ratna Mustika ini.

Terbaru, Kang Dedi menunjukan masih adanya warga Purwakarta yang masih makan nasi dengan garam atau bumbu penyedap. Itu tandanya kemiskinan masih menjadi persoalan bagi Kabupaten yang berjuluk kota pensiunan ini.

"Sampai saat ini, kemiskinan masih menjadi permasalahan dasar yang terus dibenahi oleh pemerintah," kata Dedi dikutip dari Antara pada Kamis (3/11/2022).

Dedi mengatakan banyak warga Purwakarta yang terjebak dalam kemiskinan kultural dan imbasnya mereka terjebak dalam rutinitas yang semakin terpuruk.

Misalnya, Kang Dedi menemukan satu keluarga hidup di rumah "bedeng" yang berada di lahan milik Jasa Marga berdekatan dengan jalan tol, di Kampung Sukamanah, Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta. 

Sang kepala keluarga yang bernama Agus Dedi menggantungkan hidupnya dengan berjualan minuman di pasar malam dan acara hiburan. Penghasilan sehari Agus Deni dalam sehari Rp 20-50 ribu. 

Dedi lalu bertanya apakah keluarga yang ditemuinya tersebut sudah makan atau belum. \Mimin, ibu dari penghuni rumah bedeng itu mengaku sudah makan dengan lauk berupa potongan timun yang dimasak bumbu kunyit.

Keluarga itu mengaku sehari-hari hanya makan nasi dengan garam atau penyedap rasa.

Sebelumnya, Kang Dedi Mulyadi juga menemukan salah satu warga yang hidup di rumah gubuk yang nyaris roboh, tanpa tersentuh bantuan.

Dedi Mulyadi menemui sepasang suami istri yang  tinggal gubuk reyot itu di wilayah perkotaan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Bahkan pengakuan pemiliknya, rumahnya dalam kondisi tak layak sudah bertahun-tahun terjadi.

Maman, pemilik rumah itu mengaku sudah melapor ke aparat pemerintah setempat agar mendapatkan bantuan. Akan tetapi, hingga kini belum ada respon dari pemerintah daerah setempat. 

"Ini (kondisinya gubuk) sudah seminggu mau roboh seperti ini," kata Maman kepada Dedi Mulyadi dikutip dari Antara, Kamis (20/10/2022).

Dedi Mulyadi yang sedang melakukan kegiatan reses langsung turun dan membantu memperbaiki rumahnya.

Selain berada di wilayah perkotaan, yang memprihatinkan adalah istri Maman ternyata sudah lama menderita diabetes dan kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anne Ratna Mustika Hadiri Nikah Massal Pengantin Lama, Banyak Pasangan di Purwakarta Nikah Siri?

Anne Ratna Mustika Hadiri Nikah Massal Pengantin Lama, Banyak Pasangan di Purwakarta Nikah Siri?

| Kamis, 03 November 2022 | 17:39 WIB

Duda Wanna Be, Dedi Mulyadi Minta Jampi-jampi Pelet ke Mbah Kaan, Berkelakar Dirinya Tak Laku

Duda Wanna Be, Dedi Mulyadi Minta Jampi-jampi Pelet ke Mbah Kaan, Berkelakar Dirinya Tak Laku

| Kamis, 03 November 2022 | 17:39 WIB

Baru, Video Dedi Mulyadi Ini Ditonton Jutaan Kali, 10 Ribu Komentar Seantero Indonesia sampai Malaysia

Baru, Video Dedi Mulyadi Ini Ditonton Jutaan Kali, 10 Ribu Komentar Seantero Indonesia sampai Malaysia

| Kamis, 03 November 2022 | 17:33 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:51 WIB

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:50 WIB

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:34 WIB

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Jabar | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan

Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:20 WIB