denpasar

Kisah Ki Kurdi, Mantan Musafir Dikawal Dua Naga Kembar dan 10 Lelaku Kejawen

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 10 November 2022 | 10:22 WIB
Kisah Ki Kurdi, Mantan Musafir Dikawal Dua Naga Kembar dan 10 Lelaku Kejawen
Ki Kurdi, Mantan Musafir Dikawal Dua Naga Kembar (Facebook)

Suara Denpasar - Jalan hidup Ki Kurdi mirip dengan Joko Kendil. Dia mengaku pernah menjalani lelaku sebagai seorang musafir yang berkelana dari ujung timur pulau Jawa sampai ke barat.

Perjalanan tersebut dia tuntaskan dalam waktu 19 bulan. Sedangkan Joko Kendil baru akan menuntaskan pengembaraannya setelah 15 tahun atau pada tahun 2025 nanti.

Ungkap Ki Kurdi, lelaku sebagai seorang musafir memang berat. Maka tak salah jika pelaku spritual meletakkan dalam urutan terakhir ujian spritual yang dihadapi atau disebut juga dengan Topo Lelono Broto.

"Lelono ditempatkan di akhir perjalanan batin karena paling berat untuk menyempurnakan," kata Ki Kurdi dalam video Ganjil Misteri di Facebook.

Dalam pengelanaannya pria asal Brebes Jawa Tengah tersebut ditemani oleh dua khodam berupa naga kembar. Khodam berumah keris tersebut merupakan pemberian sang guru yang bernama Mbah Dipa kepada dirinya.

Sebagai mantan musafir, dia menjelaskan bahwa lelaku lain yang berat adalah Topo Ngalong atau bertapa meniru kelawar.

Dimana seseorang akan digantung dengan kaki di atas dan kepala di bawah mirip kelelawar yang sedang tidur.

"Topo ngalong itu juga tidak boleh makan dan hanya memakan embun yang menempel di wajah," terangnya.

Selain dua lelaku tadi, ada delapan lagi lelaku yang biasanya dilakukan tokoh spritual berdasarkan ajaran kejawen dari total 10 lelaku.

Baca Juga: Joko Kendil Usai Pemilu Akan Menikah, 21 Tahun Jalan Kaki Keliling Pulau Jawa

Yakni Ngadem atau memakan makanan yang tidak mengandung bahan beraroma kuat seperti garam, gula, cabai, minyak dan lain sebagainya.

Ada lagi lelaku yang bernama Ngrekes yang biasa dilakukan pada bulan Suro. Lelaku yang dilakukan selama sebulan ini umumnya tidak memakan makanan yang mengandung beras.

Ada lagi lelaku tidak boleh makan dan minum selama tiga hari serta hanya berada di dalam kamar dengan nama Ngepas.

Kebalikan dari Ngepas disebut lelaku Pati Geni yang dilakukan di luar rumah di mana kita tidak boleh bertemu dan berbicara dengan orang lain selama tiga hari.

Untuk lelaku yang hanya makan dari umbi-umbi dan akar-akaran disebut Ngrowot. Sedangkan jika hanya makan nasi putih disebut dengan istilah Mutih.

Ada lagi lelaku yang makan tidak boleh dengan tangan tapi langsung dipetik dengan mulut yang dikenal dengan istilah Ngidah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI