Suara Denpasar – Dedi Mulyadi memberikan warning atau peringatan kepada Pemkab Subang dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Subang dan Dinas Sosial lantaran masih banyak pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal di tepi jalan.
Kang Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggta DPR RI ini meminta pemerintah daerah setempat untuk menertibkannya.
Pernyataan anggota dewan yang lahir di Subang ini setelah dirinya melihat lansung kondisi di sebuah lokasi yang dijadikan mangkal atau tempat PSK operasi.
Sehari sebelumnya dirinya juga sudah mendatangi lokasi ini dan bertemu dengan para pekerja malam tersebut.
Suami dari Anne Ratna ini pun memberikan sejumlah uang untuk dua orang PSK dan berharap tidak lagi mangkal dan bisa memulai usaha dagang kecil-kecilan.
Namun sehari setelahnya, Kang Dedi yang pernah menjabat Bupati Purwakarta dua periode ini kembali ke lokasi ini.
Dia masih melihat PSK yang diberi modal itu masih mangkal dan mencari pelanggan. Kang Dedi geram melihat kondisi ini lantaran sebelumnya sudah janji akan istirahat minimal 10 hari sambil usaha kecil-kecilan.
"Buat Satpol PP Subang tolong ya mulai besok lakukan tindakan, jangan dibiarkan mereka nongkrong malam-malam di sini, dan ke Dinas Sosial ambil langkah-langkah untuk lakukan penanganan agar masalah ini tidak terus berkembang," jelasnya seperti diunggah dalam akun youtube Kang Dedi Mulyadi (KDM) Channel, dikutip pada Selasa (15/11).
Pihaknya berharap pemerintah setempat untuk menanganai permasalahan sosial tersebut secara tepat.
"Tangani secara baik dan komprehensif, berikan bimbingan agar mereka bisa hidup normal bersama masyarakat, dengan berbagai ketrampilan, termasuk juga bisa buka usaha, saya sudah kasih modal usahanaya, kalau kurang saya tambah lagi dengan catatan komitmen untuk mengubah diri," terangnya. ***