RKUHP Atur Nge-Seks, tapi Batal Dinikahi Bisa Kena 4 Tahun Penjara: Bagaimana dengan Nikah Siri?

Suara Denpasar

Senin, 28 November 2022 | 10:57 WIB
RKUHP Atur Nge-Seks, tapi Batal Dinikahi Bisa Kena 4 Tahun Penjara: Bagaimana dengan Nikah Siri?
Ilsutrasi RKUHP nge seks tons (Suara.com)

Suara Denpasar - Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau RKUHP yang kini terus digodok kalangan DPR RI juga mengatur soal hubungan di luar nikah dan juga terancam sanksi pidana bahkan sampai 4 tahun penjara.

Baik itu yang kumpul kebo, melakukan hubungan seksual di luar nikah, sampai dengan hubungan seksual di mana pasangan perempuan dijanjikan akan dinikahi, tapi kemudian dibatalkan juga diatur.

Ini tentu bertujuan untuk menekan hubungan seksual di luar ikatan pernikahan yang belakangan marak di kota-kota besar.

Lantas muncul pertanyaan soal nikah siri. Apakah pasangan yang sudah menikah siri juga bisa dijerat pasal-pasal tentang perzinahan dalam RKUHP tersebut. Khususnya pasal 417, 418, 419, dan 420.

Dikutip dari laman kalsel.kemenag.go.id, lewat opini yang ditulis H. Saubari, M.Pd. I-saar itu Kepala KUA Kertak Hanyar.

Dalam tulisannya dijelaskan bahwa sejatinya seorang suami yang menikah siri bisa di pidana penjara sebagaimana diatur pasal 284 KUHP. Jika itu berdasar aduan sang istri yang sah.

Selain itu juga sang suami jika seorang aparatur negeri sipil atau ASN juga bisa dijerat PP 10/1984 jo PP 45/1990 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS.

Kendati sang suami sudah nikah siri dengan istri muda, tapi sang istri tua berdasar logika hukum, ketika suaminya yang sah (dibuktikan dengan buku nikah) tinggal serumah, sekamar dan seranjang seketiduran dengan wanita lain tanpa diikat perkawinan yang sah (menurut Undang Undang) maka disinilah pasal itu menjerat ; patut diduga kiranya telah melakukan perzinahan.

Dua orang dewasa berbeda jenis kelamin baru bisa dikatakan suami istri apabila pernikahannya dilakukan sesuai dengan ketentuan ajaran agama dan pernikahan itu dicatat oleh Pegawai pencatat Nikah (PPN/Penghulu), sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan (2) UU Perkawinan No.1 tahun 1974.

baca juga

Pernikahan bawah tangan yg dilakukan si suami dgn wanita muda itu (bini kedua), belum memenuhi unsur-unsur pernikahan yang sah (menurut terminologi Undang Undang). Artinya, keduanya tidak terikat dalam perkawinan yang sah tetapi patut diduga kiranya telah melakukan perbuatan zina sebagaimana diatur Pasal 284 KUHP karena tinggal serumah sekamar dan seranjang seketiduran.

Ancaman penjara sebagaimana diatur dalam pasal 284 KUHP tersebut tertuju kepada seorang suami atau istri yang terikat perkawinan, atau seorang laki atau perempuan yang tidak terikat pernikahan.

Ikut serta melakukan perbuatan perzinahan dengan  seseorang laki-laki atau wanita yang diketahuinya orang itu telah menikah atau diketahuinya masih terikat pernikahan dengan orang lain.

Selain ancaman pasal 284, masih ada pasal 279 KUHP pada ayat (1) disebutkan “Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun barangsiapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu”.  

Menjadi penghalang disini, maksudnya, bahwa suami yang menikah lagi itu, sebetulnya mengetahuui dan menyadari bahwa untuk bisa menikah lagi dia memerlukan izin istrinya dan izin poligami dari Pengadilan, tetapi hal itu diterabasnya.

Pada ayat (2) ancaman hukumannya lebih berat lagi, yaitu hukuman penjara selama 7 tahun jika suami yang menikah lagi itu menyembunyikan fakta bahwa dirinya masih terikat perkawinan dengan perempuan lain.

Terkait dengan pasal 279 KUHP ini, para penghulu liar yang membantu pelaksanaan pernikahan  itu, juga dapat dijerat pidana turut serta, karena dia berada pada posisi mengetahui adanya penghalang menurut undang undang atas diri laki-laki yang dinikahkannya tersebut. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alami Proses Bersalin Lebih Awal, Son Ye Jin Melahirkan Bayi Laki-laki Tanpa Ditemani Hyun Bin

Alami Proses Bersalin Lebih Awal, Son Ye Jin Melahirkan Bayi Laki-laki Tanpa Ditemani Hyun Bin

Your Say | Senin, 28 November 2022 | 10:01 WIB

Parah! Wanita Ini Sebut Korban Gempa Bumi Cianjur Manja Minta Donasi Langsung Dirujak Warganet

Parah! Wanita Ini Sebut Korban Gempa Bumi Cianjur Manja Minta Donasi Langsung Dirujak Warganet

Your Say | Minggu, 27 November 2022 | 19:35 WIB

Anggota DPR RI Minta Relawan Jokowi Jaga Kehormatan Presiden

Anggota DPR RI Minta Relawan Jokowi Jaga Kehormatan Presiden

Sulsel | Minggu, 27 November 2022 | 14:59 WIB

Terkini

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

×