“Tanggung jawabnya diambil oleh wakil bupati? Saya nggak terusin seharusnya tanggung jawab siapa,” kata Kang Dedi.
Kang Dedi memang tidak meneruskan siapa yang mestinya bertanggung jawab. Apakah itu tanggung jawab Anne Ratna sebagai bupati Purwakarta atau siapa. Juga tidak dijelaskan program apa di Pemda Purwakarta yang akhirnya pembayarannya dibebankan ke Wabup Purwakarta.
“Hebat betul mengorbankan gaji dan tunjangan. Selama jadi wakil bupati tidak menerima gaji dan tunjangan karena gaji dan tunjangan dipotong oleh bank untuk menutupi sesuatu yang urgent di pemerintah daerah dan sampai sekarang tidak ada yang ganti, tidak ada yang bayar?” tanya Kang Dedi.
“Tidak ada,” jawab H. Aming.
Kang Dedi menyatakan sebetulnya tahu riwayat masalah tersebut yang mengakibatkan Wabup Purwakarta sampai potong gaji dan tunjangan untuk menutup kegiatan atau program yang mestinya jadi tanggungjawab Pemda Purwakarta.
“Tapi saya nggak boleh cerita,” pungkas Kang Dedi. (*)