Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya

Suara Denpasar

Minggu, 11 Desember 2022 | 14:06 WIB
Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. dari anak desa bisa meraih jabatan politik yang mentereng. (IST)

Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi pernah memiliki cita-cita bisa makan es. Sebuah cita-cita yang terbilang sangat sederhana jika dibandingkan dengan saat ini. Namun di saat itu, cita-cita tersebut menjadi sesuatu yang sangat diimpikan oleh Kang Dedi Mulyadi.

Dikisahkan, untuk bisa makan es, Kang Dedi Mulyadi harus berkeliling untul jualan es batang. Masa kecilnya dihabiskan di tanah kelahiran, Subang, Jawa Barat.

"Ya saya tuh pengen makan es kayak orang, tapi gak punya duit. Ya akhirnya gimana caranya bisa makan es, cita-citanya cuma makan es, ya ngambil (menjualkan) lah (es) dari tetangga," kata dia.

Kata dia, setiap ambil 50 batang es, dia mendapat upah 5 batang es. Akan tetapi, "otak dagangnya" malah lebih bekerja. Sehingga, untungnya itu tidak dia makan.

"Saya malah ketika dapat (es) lebihnya itu gak dimakan, karena sayang, ya, diuangin semuanya," ucap Kang Dedi lantas terkekeh, dikutip dari kanal YouTube 'wa uceng chanel' yang juga dicuplik dari acara 'Kick Andy Show', dikutip Suara Denpasar, Minggu, (11/12/2022).

Selain berjualan es, Kang Dedi Mulyadi saat SD kelas 4 menjadi kuli batu-bata agar bisa membeli baju baru saat Hari Raya Lebaran.

"Ya kita kan suka pengen punya duit juga, kalau buat hari raya Lebaran kan buat beli baju baru, itu saya suka kuli mikul. Mikul bata itu kan jauh, hampir 5 kilometer dari hutan, dibawa ke kampung untuk dibakar," terangnya. 

Dia mengatakan, upah dari kuli mikul batu bata satunya 10 perak. Sekali bawa bisa 10 biji. Kemudian, uangnya dia simpan.

Selain itu, saat duduk di bangku SMA, ia menjadi tukang ojek di kampungnya untuk membantu biaya sekolahnya. Dari ojek ia diupah 2 ribu rupiah per hari. 

baca juga

Dalam kisahnya tersebut, Kang Dedi Mulyadi bercerita bahwa sejak kecil dia memang memiliki keinginan yang kuat. 

Bahkan keinginannya untuk memiliki domba bisa ia penuhi. Siapa sangka, seekor domba itulah yang telah menyelamatkan keluarganya, dan bisa membantu membiayai sekolah Kang Dedi Mulyadi.

Domba yang dibeli Kang Dedi itu dipeliharanya dengan baik sehingga bisa berkembang sampai 40-an ekor.

"Dari situ beranak dua, dua jadi 40 puluh," kisah Kang Dedi Mulyadi. 

Ia akhirnya bisa kuliah di Purwakarta. Saat kuliah, dia juga menjadi aktivis HMI Cabang Purwakarta. 

Selain itu, dia juga sempat berjualan beras, jadi buruh di pabrik, dan segala pekerjaan pernah dia lakoni. 

Setelah Reformasi, dia yang awalnya hanya jadi tukang ketik pidato pimpinan Golkar pada waktu itu, bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi caleg.

Pada Pemilu 1999 dia terpilih menjadi anggota DPR Purwakarta dan didapuk sebagai Ketua Komisi E DPRD Purwakarta. Usianya pada waktu itu sekitar 28 tahun.

Perjalanan karier Kang Dedi Mulyadi di dunia politik pun terbilang sangat cemerlang. Pada 2003, dia berhasil menjadi wakil Bupati Purwakarta, kemudian menjadi Bupati Purwakarta pada 2008, dan terpilih untuk kedua kali pada 2013 hingga 2018.

Pada 2018 dia sempat bertarung menjadi wakil gubernur Jawa Barat. Namun gagal. Akhirnya dia mencalonkan diri jadi anggota DPR RI pada 2019. Dia meraih suara tertinggi dari seluruh caleg Golkar di Indonesia. (*/Aryo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger! Di Depan Dedi Mulyadi, Yessy dan Sang Ibu Saling Lempar Kesalahan - Penyebab Gagal Menikah dengan Ryan Dono

Geger! Di Depan Dedi Mulyadi, Yessy dan Sang Ibu Saling Lempar Kesalahan - Penyebab Gagal Menikah dengan Ryan Dono

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 13:59 WIB

Ambu Anne Tak Pernah Merasakan, Kang Dedi Mulyadi Pernah Makan Lauk Garam, Jadi Kuli Batu sampai Tukang Ojek

Ambu Anne Tak Pernah Merasakan, Kang Dedi Mulyadi Pernah Makan Lauk Garam, Jadi Kuli Batu sampai Tukang Ojek

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 13:37 WIB

Luar Biasa! Kehadiran Wanita Ini Bikin Dedi Mulyadi Tenang, Anne Ratna Mustika Kena Sentil

Luar Biasa! Kehadiran Wanita Ini Bikin Dedi Mulyadi Tenang, Anne Ratna Mustika Kena Sentil

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:45 WIB

Segera Menikah? Dedi Mulyadi Bawa Kabar Bahagia, Sebut Pernikahan Kedua dan Terakhir, Nyi Hyang Tertawa Gembira

Segera Menikah? Dedi Mulyadi Bawa Kabar Bahagia, Sebut Pernikahan Kedua dan Terakhir, Nyi Hyang Tertawa Gembira

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:50 WIB

Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal

Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:48 WIB

Di Depan Kang Dedi! Yessy "Sertifikat Rumah" Mau Dinikahi Ryan Dono, tapi Dihalangi Ibu Kandung

Di Depan Kang Dedi! Yessy "Sertifikat Rumah" Mau Dinikahi Ryan Dono, tapi Dihalangi Ibu Kandung

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:34 WIB

Terkini

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:19 WIB

Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu

Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:17 WIB

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:16 WIB

Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan

Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:15 WIB

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:12 WIB

Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara

Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara

Bekaci | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:11 WIB

5 Filter Air Keran untuk Saring Bau dan Kotoran, Air Lebih Jernih untuk Kebutuhan Rumah Tangga

5 Filter Air Keran untuk Saring Bau dan Kotoran, Air Lebih Jernih untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:11 WIB

Mengapa Pertarungan Lini Tengah Jadi Penentu Hidup-Matinya Inggris vs Ghana?

Mengapa Pertarungan Lini Tengah Jadi Penentu Hidup-Matinya Inggris vs Ghana?

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:10 WIB