Suara Denpasar - Tim nasional Brasil harus pulang kampung lebih cepat dari Piala Dunia 2022 Qatar. Tim Samba harus mengakui kemenangan "keberuntungan" Kroasia lewat adu penalti di perempat final. Salah satu bintang Brasil, Neymar Jr pun memberi sinyal ogah main untuk Selecao, julukan Tim Samba, lagi.
Kekalahan Brasil di perempat final menambah kegagalan tim dari Amerika Selatan itu meraih gelar kampiun dalam lima edisi gelaran pesta sepak bola paling akbar sejagat ini.
Brasil terakhir meraih juara Piala Dunia pada tahun 2002. Sebelumnya, Brasil juga menjadu jawara pada edisi 1958, 1962, 1970, dan 1994.
Kekalahan ini pun cukup menyakitkan bagi Neymar Jr. Sepanjang kariernya, dia belum pernah menyumbangkan trofi sekali pun bagi Brasil.
Padahal, pemain klub Paris Saint-germain (PSG) itu sudah tiga kali membela Brasil di Piala Dunia. Yakni Piala Dunia 2014, 2018, dan yang terbaru pada Piala Dunia 2022.
Setelah tiga edisi gagal membawa Selecao, julukan Brasil, Neymar pun seperti sudah pesimistis bisa kembali memperkuat Timnas Brasil pada Piala Dunia 2026 mendatang.
“Saya tidak menutup pintu apa pun di tim nasional, tetapi saya juga tidak menjamin 100 persen akan kembali,” ucap Neymar setelah pertandingan dikutip Suara Denpasar dari AFP, Sabtu (10/12/2022).
Neymar mengatakan, dia masih perlu berpikir lebih banyak tentang kembali memperkuat Timnas Brasil pada Piala Dunia empat tahun mendatang.
Dalam laga melawan Kroasia, Neymar mencatatkan diri sebagai striker tersubur Timnas Brasil. Torehan golnya menyamai rekor 77 gol Pele bagi timnas Brasil. Walau, gol Neymar ini tak mampu langsung mengandarkan Brasil ke babak berikutnya.
Gol yang dibuat oleh Neymar ke gawang Kroasia pada Jumat (9/12/2022) mampu disamai Bruno Petkovic beberapa menit kemudian.
Sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan tambahan waktu, hingga mesti diselesaikan melalui adu penalti. Pertandingan dimenangkan Kroasia. (AFP/*/Aryo)