Suara Denpasar - Berbicara tentang kiprah para pembalap Indonesia di MotoGP, Jorge Lorenzo teringat dengan Doni Tata Pradita.
Menurut Jorge Lorenzo, para pembalap Indonesia seharusnya dapat lebih bersaing di kancah balap internasional.
Jorge Lorenzo menyoroti Doni Tata Pradita yang pernah mengikuti balapan di kelas Moto2 pada tahun 2013 lalu.
Namun, sepertinya minimnya balapan sangat berpengaruh pada kiprah para pembalap Indonesia di kejuaraan dunia.
“Aku teringat Doni Tata Pradita, namun ia tidak mendapatkan hasil yang bagus. Jadi memang sulit untuk balapan di kejuaraan dunia. Karena Anda membutuhkan banyak penampilan di kompetisi,” ucap Lorenzo kepada awak media di Hotel Borobudur, Jakarta pada Jumat, 9 Desember 2012.
Mantan pembalap asal Spanyol tersebut juga mengatakan bahwa ketersediaan fasilitas lintasan dan juga kejuaraan menjadi kunci keberhasilan seorang rider di kancah Internasional.
Selain ketersediaan fasilitas, menurut Lorenzo keberadaan mentor untuk pendampingan para rider juga sangat dibutuhkan.
“Aku tidak mengetahui, apakah di Indonesia ada banyak kompetisi balap seperti yang ada di Spanyol. Jadi harus ada sirkuit dan kejuaraan, serta guru yang mengajari para pembalap muda dan anak-anak untuk mengembangkan diri mereka. Aku tahu ini sulit, tapi saya berharap Indonesia akan memiliki pembalap bagus lagi,” ungkap Lorenzo. (Antara/Aryo)