Suara Denpasar – Penjaga gawang sekaligus kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa menginginkan ujung kejelasan soal partai tunda kontra PSS Sleman.
Laga pekan ke-17 sekaligus pertandingan penutup putaran pertama Liga 1 2022/2023 memang harus dihentikan di menit ke-47.
Lapangan Stadion Manahan Solo pada Jumat 23 Desember 2022 sore yang tergenang air hujan menjadi penyebabnya.
Sebelum laga dimulai, hujan gerimis memang sudah menghiasi Stadion Manahan kala kedua kesebelasan sedang melakukan pemanasan.
Di awal babak kedua, hujan pun semakin deras yang membuat jangkauan penglihatan para pemain menjadi terganggu.
Selain itu, drainase lapangan pun tidak berfungsi sehingga lapangan menjadi tergenang yang menghambat laju bola.
Sebelum pertandingan ditunda, Macan Kemayoran mendominasi jalannya laga terutama di babak pertama.
Sejumlah peluang emas pun berhasil dihasilkan melalui Riko Simanjuntak dan Rezaldi Hehanusa, namun sayang belum dapat menemui sasaran.
Hingga akhirnya laga pun harus dihentikan oleh wasit di babak kedua ketika pertandingan baru menyentuh menit ke-2.
Baca Juga: 10 Ganda Putra Tanah Air yang Berpotensi Main di Indonesia Masters 2023
Hujan yang semakin deras memaksa pertandingan mau tidak mau harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Wasit pun memutuskan selama 2 x 30 menit untuk melihat situasi apakah pertandingan dapat dilanjutkan atau tidak.
Akhirnya pertemuan darurat pun dilakukan dengan melibatkan perangkat pertandingan, perwakilan dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dan pihak dari kedua tim.
Keputusan dari pertemuan darurat tersebut pun memutuskan bahwa pertandingan memang tidak bisa dilanjutkan dan resmi ditunda.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan soal jadwal baru kapan laga tunda ini akan digelar lagi.
Andritany pun sangat menyesalkan ditundanya laga kontra PSS Sleman ini. Apalagi tim telah mempersiapkan pertandingan ini dengan matang untuk memetik tiga poin di akhir tahun.