Pemkab Bondowoso melalui salah satu kepala dinas sebelumnya menjanjikan penganggaran perbaikan Makam Ki Ronggo pada tahun 2023.
"Ketika rapat antara badan anggaran dan tim anggaran sempat saya singgung, ternyata saya ke-GR-an. Di tahun 2023 tidak dianggarkan," seloroh Sinung.
Melihat fenomena keterbatasan anggaran dan dugaan ketidakpedulian Pemkab pada Makam Ki Ronggo, Sinung menanggapinya dengan ringan.
"Saya sampaikan terima kasih kepada Pemkab Bondowoso atas peran serta selama ini. Ke depan silahkan kalau masih ada kepedulian, monggo. Tidak diperhatikan pun tidak ada persoalan bagi kami," tuturnya.
"Kejadian kemarin melecut semangat kami untuk kompak dalam rangka nguri-nguri sejarah leluhur kami yang bernama Raden Bagus Asra yang juga The Founding Father Kabupaten Bondowoso," sambung Sinung.
Untuk diketahui, Makam Ki Ronggo Raden Bagus Asra menjadi destinasi wisata religi ternama di Bondowoso.
Mayoritas pejabat penting berziarah ketika awal bertugas dan lepas pisah di Kabupaten Bondowoso.
Bagi mereka yang akan bekontestasi di percaturan politik juga biasanya berziarah ke Makam Ki Ronggo lebih dulu.
Hal itu juga dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin - Irwan Bachtiar Rahmat pada momen Pilkada 2018 lalu.(*)
Baca Juga: Jumlah Gereja Katolik di Bali, Kabupaten Badung Terbanyak