Suara Denpasar- Tim nasional Indonesia sukses ‘membantai’ Brunei Darussalam dengan skor 7-0 pada Senin (26/12) di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia.
Tujuh gol yang dicetak anak-anak Garuda lahir dari tujuh pemain berbeda, yaitu dimulai dari Syahrian Abimanyu di menit ke-20, Dendy Sulistyawan di menit ke-41, Egy Maulana Vikri di menit ke-59, Ilija Spasojevic di menit ke-60, Ramadhan Sananta di menit ke-68, Marc Klok di menit ke-86, dan Yakob Sayuri di menit ke-90+2.
Di laga ini, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menurunkan beberapa nama baru yang di pertandingan sebelumnya melawan Kamboja tidak bermain.
Hanya menyisakan tiga pemain inti di starting XI timnas Indonesia, yakni Egy Maulana Vikri, Nadeo Argawinata, dan Asnawi Mangkualam.
Kemenangan ini seolah menjadi buah kepercayaan Shin Tae-yong kepada anak asuhnya.
Hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan para pemain yang tidak menjadi pemain inti di laga melawan Kamboja, mampu menunjukkan kualitasnya dengan menyumbangkan gol.
Salah satunya adalah Ilija Spasojevic yang sempat dikritik karena penampilannya sebagai pemain pengganti di laga melawan Kamboja kurang memuaskan, berhasil menciptakan gol dengan Teknik “back heel” ke gawang Brunei.
Ini sekaligus menjadi gol pertama Spaso bersama timnas Indonesia sejak tahun 2019.
Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa sempat ada instruksi khusus yang diberikan kepada penyerang milik Bali United tersebut.
“Saya perintahkan kepada Sapso untuk banyak bergerak dan fokus mencetak gol dan Spaso menjalankan perintah saya dengan baik. Saya percaya ke depan dia akan lebih baik dari hari ini,” ujar Shin.
Meskipun timnya mampu menciptakan banyak gol, Shin Tae-yong tampak tidak terlalu banyak melakukan selebrasi.
Namun pelatih asal Korea Selatan itu menyatakan bahwa dirinya sangat senang atas kinerja para pemainnya di atas lapangan.
“Pastinya saya pun senang dan bahagia jika pemain mencetak gol, apalagi bisa saja dengan perilaku saya yang berlebihan ditunjukkan ke pemain.
“Saya berusaha lebih fokus supaya pemain juga bisa lebih fokus untuk memperkuat mental. Sejujurnya, di dalam hati saya sangat Bahagia,” tambahnya.
Kendati banyak pemain yang mencetak gol, masih ada pemain yang belum mampu menunjukkan kualitas terbaiknya, seperti Muhammad Rafli dan Saddil Ramdani.