Suara Denpasar - Insiden Edinson Cavani membanting video monitor atau video Assistant Referee (VAR) setelah gagal lolos ke-16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar, Cavani akan diberikan sanksi oleh Komite Disipilin FIFA atas tindakan tersebut.
Dilansir dari Media Marca, Cavani striker Valencia itu, mengklaim bahwa dirinya akan mendapat sanksi dari Komite Disiplin FIFA, karena memukul monitor VAR. Tetapi, pihaknya juga meminta wasit yang memimpin pertandingan saat itu ialah Daniel Siebert asal Jerman, juga harus dipenjara.
"Jika mereka memberi sanksi kepada saya karena memukul monitor VAR, wasit karena telah membuat kami tersingkir dari Piala Dunia, mereka harus memenjarakannya," kata Cavani, saat wawancara dengan El Larguero di Cadena Ser, seperti dikutip Suara Denpasar, Sabtu (14/1).
Selain itu, pada tanggal 5 Desember 2022, komite disiplin FIFA membuka persidangan melawan Cavani, bersama dengan rekan setim nasionalnya Jose Maria Gimenez yang
menyikut kepala salah satu ofisial FIFA Piala Dunia 2022 di Qatar, dan juga Diego Godin dan Fernando Muslera yang melakukan protes terhadap wasit saat bertanding melawan Ghana .
"Saya khawatir (tentang kemungkinan sanksi). Ya, tentu saja itu membuat saya khawatir, karena (bila mendapat sanksi) itu berarti tersingkir dari kompetisi dengan rekan satu tim saya, klub saya, dan tim nasional saya. Itu membuat saya khawatir. Tapi ini adalah hal yang terjadi," ujarnya.
Ia juga meminta, seharusnya FIFA harus juga memihak kepada pemain bukan hanya wasit, agar obyektif untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya dalam pertandingan tersebut.
Cavani juga menyatakan, bahwa tentu kedepannyan dirinya akan menjaga prilakunya atas insiden tersebut. Namun menurutnya pemain sepakbola juga manusia dan terkadang hal yang terjadi di lapangan yang dirasakan penuh semangat dengan bekerja sangat keras untuk sampai ke Piala Dunia.
Selain itu, Cavani juga mengakui bahwa memukul monitor VAR adalah hal yang tidak boleh dilakukan tetapi terkadang dalam sepakbola ada hal tertentu yang membuat pemain bereaksi.
"Dan melakukan hal-hal tertentu yang terkadang luput dari perhatian, karena adrenalin yang kami miliki, karena euforia itu yang kami miliki saat itu, dan kami membuat kesalahan," ujarnya.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cerita Momen Spesial Saat di Juventus
Seperti diketahui, Edinson Cavani sempat marah dan memukul monitor VAR hingga rusak setelah Uruguay gagal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022, pada Jumat (2/12) lalu. (*).