Suara Denpasar - Setelah kabar pernikahan mencuat ke publik, kini giliran berita kehamilan Luna Maya ramai di media sosial YouTube.
Disebutkan bahwa Luna Maya kini akhirnya positif hamil dari pernikahannya dengan Gading Marten.
Bahkan dikabarkan seorang dokter juga mengungkap mengenai janin yang dikandung oleh Luna Maya setelah bulan madu.
Kabar kehamilan Luna Maya ini dibagikan oleh YouTube Vemi Liar pada 23 Desember 2022.
Video YouTube berjudul 'POSITIF! AKHIRNYA USAI BULAN MADU LUNA MAYA POSITIF HAMIL ANAK GADING, DOKTER UNGKAP JANIN LUNA', sampai kini telah ditonton sebanyak lebih dari 48 ribu kali.
Dalam video, narator menyampaikan bahwa kedua insan itu tengah mendapat kabar gembira berupa hamimya Luna Maya setelah berbulan madu.
"Kabar gembira sedang dirasakan oleh pasangan kekasih Luna Maya dan juga Gading Martin. Usai melakukan bulan madu ke Jepang, tiba-tiba papa Gempita mengabarkan jika Luna Maya tampaknya positif hamil," bunyi narasi dalam video itu.
Lantas benarkah berita kehamilan Luna Maya setelah menikah dengan Gading Marten itu?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Suara Denpasar, kabar pernikahan Luna Maya dan Gading Marten tidaklah benar.
Baca Juga: Orangtua Remaja Pembunuh Anak di Makasar Sogok Keluarga Korban? Ini Kata Psikolog
Tidak ada bukti yang mendukung bahwa mereka telah melangsungkan pernikahan apalagi sampai berbulan madu.
Luna Maya sendiri telah mengonfirmasi bahwa isu pernikahannya dengan Gading adalah hoaks.
Melalui live TikTok, Luna justru menampik tegas berita bahwa dirinya tengah hamil.
"Emang Bunda Maria," sergah Luna Maya.
Ucapan Luna ini seolah memberikan pengertian bahwa tak mungkin dirinya hamil tanpa adanya pernikahan atau suami kecuali atas kehendak Tuhan.
Adapun konten video YouTube yang mengabarkan kehamilan Luna Maya itu juga menampilkan beberapa foto saat Luna tengah bersama dengan Gading juga foto hasil USG yang merupakan hasil editan.
Maka dari situ dapat disimpulkan bahwa kabar Luna tengah mengandung buah hati Gading adalah berita hoaks dan tidak benar.
Konten seperti ini termasuk dalam kategori konten menyesatkan atau misleading content.