Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi menyambangi Kepala Desa bertato yang viral di media sosial. Ia adalah Hoho Alkaf atau yang dikenal sebagai Kades Hoho.
Hoho Alkaf telah menjadi Kades Purwasaba Kabupaten Banjarnegara selama 3 tahun. Ia merupakan alumni Unissula (Universitas Islam Sultan Agung) lulusan tahun 2009.
Kades Hoho mengaku mengambil jurusan hukum. Hal itu pun membuat Kang Dedi Mulyadi penasaran.
“Kenapa gak jadi pengacara malah jadi Kades?” tanya Kang Dedi, dikutip dari Kanal KDM (31/1).
“Enggak pak, biar deket aja sama warga,” jawab Hoho.
Selain Itu, pria kelahiran 1989 ini mengaku selulus nya dari kuliah, ia tak pernah kerja ke luar kota karena membantu ayahnya yang juga seorang kontraktor.
“Anak terakhir jadi gak boleh kemana-mana sama orang tua dulu,” tambahnya.
Dedi Mulyadi kemudian menggoda Hoho Alkaf yang memiliki penampilan penuh tato di tubuhnya bak seorang pria nakal.
“Tapi biasanya tampang begini nakal kok ini baik setia sama istrinya, apa iya?” kata Kang Dedi menggoda Kades Hoho.
Baca Juga: Polda Jatim Bakal Hadapi Perlawanan Samanhudi Lewat Praperadilan
Namun hal itu langsung dijawab oleh istri Kades Hoho yang juga berada di tempat tersebut. Menurut sang istri, Hoho Alkaf merupakan sosok suami yang sangat setia.
“Oh setia banget, tuh dengerin tuh biar tampangnya (seperti nakal) tapi setia ama bini nya,” ujar Kang Dedi.
Kades Hoho mengaku dirinya memang sempat nakal di masa muda, namun setelah ayahnya meninggal di Mekkah ia mulai mengevaluasi diri.
Ia mengatakan sang ayah sempat menjabat sebagai Anggota DPRD Banjarnegara, namun setelah itu mengundurkan diri dan menjadi Kades Purwasaba.
Hoho Alkaf mengatakan, ayahnya bersedia turun jabatan karena permintaan masyarakat. (*/Dinda)