Dualisme Arema, Terjadi Juga di Suporter Aremania?

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2023 | 09:15 WIB
Dualisme Arema, Terjadi Juga di Suporter Aremania?
Dualisme Arema, Terjadi Juga di Suporter Aremania? (twitter @GIBOLofficial)

Suara Denpasar - Dualisme Arema bukan hanya terjadi di dalam klub kebanggan masyarakat Malang saja, tetapi juga sudah memecah masyarakat Malang menjadi 2 Aremania. Pada Minggu (29/1) massa aksi Arek Malang menggeruduk kantor Arema FC dengan tuntutan agar klub mereka mundur dari kompetisi teratas Liga Indonesia, selang 2 hari tepatnya hari Selasa (31/1) kemarin Aremania di bawah komando Yuli Sumpil melakukan Aksi juga atas nama Aremania namun dengan tuntutan yang berbeda yakni eksistensi Arema FC tidak boleh hilang.

Hal ini membuat kalangan suporter kebingungan, kenapa Aremania juga ikut dualisme?

Pada (1/10/2022) terjadi tragedi yang sangat memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang, saat Arema FC bersua dengan rival mereka Persebaya Surabaya. Pada pertandingan tersebut Arema FC kalah 2-3 dari rival mereka, hal tersebut  membuat beberapa suporter kecewa dan akhirnya melakukan pitch invasion (invasi ke lapangan). Namun, karena banyaknya suporter yang turun ke lapangan, pihak keamanan memanggil kepolisian untuk ikut mengamankan situasi, namun yang terjadi selanjutnya adalah tragedi kemanusiaan.

Setelah tragedi tersebut Arema FC mendapatkan skors yang dapat dibilang cukup ringan untuk kesalahan yang besar, yakni dilarang bermain di Kota Malang sampai kompetisi musim 2022/2023 berakhir, serta denda sebesar Rp. 250 Juta.

Hukuman yang kurang tegas tersebut membuat beberapa kalangan suporter tidak puas, mereka yang tidak puas ini menuntun agar Arema FC mundur dari kompetisi Liga 1 dan degradasi ke liga 3. Pada awalnya tuntutan suporter hanya sebatas itu, namun setelah adanya demonstrasi besar di kantor Arema FC oleh massa aksi Arek Malang pada hari minggu (29/1) pihak manajemen Arema FC pada hari Senin (30/1) mempertimbangkan untuk membubarkan klub.

Selang satu hari dari kabar tersebut Aremania di bawah komando Yuli Sumpil melakukan aksi di depan kantor Arema FC juga untuk namun dengan tuntutan yang berbeda, yakni mempertahankan eksistensi Arema FC.

Aksi yang dilakukan oleh Yuli Sumpil menuai kritikan dari beberapa akun media sosial salah satunya Mafia Wasit (@MafiaWasit).

"Silakan YULI SUMPIL dan Aremania fokus melindungi logo Arema FC." ujarnya melalui akun twitternya (@MafiaWasit) pada (31/1).

"Biar netizen se-Indonesia yg memperjuangkan keadilan bagi 135 korban Tragedi Kanjuruhan." lanjutnya dalam cuitannya di akun twitternya.

"Pak @ListyoSigitP tolong segera tangkap yg pada turun ke lapangan karena menjadi penyebab awal terjadinya tragedi kanjuruhan" tambahnya diakhir cuitannya. (Rizal/*)
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Peran 7 Arek Malang Bersikap Tersangka Demo Merusak Kantor Arema FC

Ini Peran 7 Arek Malang Bersikap Tersangka Demo Merusak Kantor Arema FC

Malang | Rabu, 01 Februari 2023 | 08:57 WIB

Arema FC Terancam Bubar, Harapan Menpora: 'Jangan Bubar'

Arema FC Terancam Bubar, Harapan Menpora: 'Jangan Bubar'

| Rabu, 01 Februari 2023 | 07:10 WIB

6 Sanksi Menunggu Arema FC Andai Putuskan Bubar di Tengah Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023

6 Sanksi Menunggu Arema FC Andai Putuskan Bubar di Tengah Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023

Bola | Selasa, 31 Januari 2023 | 15:30 WIB

Terkini

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:59 WIB

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Jakarta | Senin, 18 Mei 2026 | 23:44 WIB

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 23:30 WIB

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:26 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:13 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB