Suara Denpasar - Nikita Mirzani menjadi artis kontroversional yang seringkali berurusan dengan hukum. Terbaru ia berseteru dengan Dito Mahendra dan sempat mendekam di penjara selama 2 bulan.
Kedati demikian, kini ia telah bebas. Bak menyombongkan diri, Nikita Mirzani yakin bahwa dirinya tidak mungkin bisa dipenjarakan alias kebal hukum.
Oleh karena itu, Nikita Mirzani merasa tidak pernah takut untuk berseteru dengan siapapun meski dihadapai dengan konsekuensi berpisah dengan anak-anaknya.
Dalam sebuah podcast, wanita kelahiran 17 Maret 1986 itu mengungkap dengan gamblang apa rahasia yang membuat dirinya kebal hukum.
Hingga tidak pernah mudur ataupun takut untuk menggunakan sosial media untuk buka suara berkaitan dengan perseteruannya dengan orang lain.
Hal ini bermula dari Onard, pembawa acara dalam podcast mempertanyakan keberanian Niki yang melampaui batas dalam bersosial media terancam berpisah dengan anak-anaknya karena terjerat hukum.
"Elu gak mikirin anak lu ya, elu gak kasian? Maksudnya masak sih ibu gue selalu tersangkut kasus ini-ini, kan dia butuh elu di rumah," tanya Onard dikutip dari kanal YouTube The Leonardo's, Rabu (1/2/12023).
Nikita dengan rasa percaya dirinya menyanggah pertanyaan Onard dan yakin bahwa dirinya tidak akan masuk kedalam jeruji besi dalam waktu yang lama bak kebal hukum
"Gak mungkin," kata Nikita.
Baca Juga: Wow! Gunung di Bali Akan Dijadikan Kawasan Suci, Ini Alasannya
Mendengar perkataan Nikita bak menunjukan bahwa ia kebal dengan hukum di Indonesia, Onard merasa bahwa Nikita telah menyombongkan diri.
"Sombong sombong..," ujar Onard.
Berusaha meyakinkan Onard, Nikita Mirzani blak-blakan mungungkap rasahasia apa yang membut dirinya kebal hukum meski beberapa kali dilaporkan ke polisi.
Bak tidak pernah takut dengan hukum Indonesia, Nikita ternyata telah mempelajari kasus-kasus yang ada beserta hukum yang menjerat.
"Bukan sombong, karena semua kasus sudah gue pelajarin," ungkap Nikita.
Pengetahuannya tentang hukum ternyata mampu membuat Nikita tidak takut untuk berulah bahkan berseteru dengan orang lain, bahkan orang yang berpengaruh sekalipun.