Suara Denpasar - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Venna Melinda yang diduga dilakukan Ferry Irawan berujung pada gugatan cerai. Bukan Venna Melinda yang menggugat cerai, melainkan Ferry Irawan yang mengajukan permohonan talak cerai duluan.
Sahabat Venna Melinda, Roro Fitria pun angkat bicara terkait permohonan atau gugatan cerai Ferry Irawan yang dilayangkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Selasa (7/2/2023).
Pengakuan Ferry Irawan melalui kuasa hukumnya Sunan Kalijaga dkk bahwa telah menggugat cerai Venna ini memang cukup mengagetkan. Sebab, yang jadi kkorban KDRT adalah Venna Melinda.
Di sisi lain, Venna lah yang selama ini ingin menggugat cerai Ferry. Tak cukup di sana, Ferry juga sebelumnya nangis-nangis minta maaf, dan menyatakan ingin tetap bersama Venna.
Roro Fitria ikut berbicara terkait gugatan cerai Ferry terhadap Venna ini. Menurutnya, ini hal yang sangat lucu. Sebab, Ferry adalah pelaku KDRT, kemudian setelah dilaporkan ke polisi, Ferry nangis hingga nyembah-nyembah Venna minta damai.
"Agak lucu, ya. Jadi yang pertamanya mau minta maaf sambil nyembah-nyembah, terus minta berdamai, tapi duluan mendaftarkan gugatan cerai," jelas Roro Fitria dikutip dari channel YouTube Cumicumi, Rabu (8/2/2023).
Dengan gugatan ini, Roro Fitria menyatakan, sifat asli Ferry Irawan pun terbongkar. Dia pun menyebut bahwa masyarakat bisa menilai sendiri sifat Ferry .
"Jadi (gugatan cerai ini) malah sebenarnya memperlihatkan bagaimana sifat aslinya dari yang bersangkutan (Ferry Irawan, red)," tegas Roro.
Roro juga menyatakan, dengan gugatan cerai yang dilayangkan Ferry, sebetulnya Venna Melinda yang malah diuntungkan. Sebab, Venna tidak perlu lelah membuat gugatan cerai ke pengadilan.
Baca Juga: Ferry Irawan Gugat Cerai Venna Melinda karena Umbar Urusan Ranjang
"Ya nggak apa-apa. Mbak Venna ku sayang malah bersyukur. Jadi udah nggak usah capek-capek untuk mendaftarkan gugatan cerai," papar dia.
Sebelumnya Sunan Kalijaga dkk, kuasa hukum Ferry mengaku sudah mengajukan permohonan talak cerai ke PA Jaksel. Alasannya, Venna sudah menjatuhkan harkat dan martabat sang suami. Venna juga mengumbar urusan ranjang ke publik. (*)