“Teruntuk manajemen apa yang pengalaman pelatih belum tentu secepat itu menerapkan ke club, Milo sudah bagus bawa runner up pilpres, di liga 1 peringkat nya 1-3, Chemistry dapat.”
Ia pun mempertanyakan, sampai kapan pelatih bagus diganti terus?
“Kita suporter bukan hanya mengeluarkan uang untuk club tapi suporter punya keinginan club kebanggaan nya juara, kalo udah bagus gak usah kebanyakan ganti ganti ganti,” katanya.
Sebelumnya, pergantian Risto juga diungkap karena alasan keluarga, serta dalam situasi pandemi ingin dekat dengan keluarga.
Namun pada kenyataannya, tidak lama berselang, Risto diumumkan oleh klub malaysia sebagai pelatih. (Rizal/*)