Adapun potongan pidato Jokowi itu disampaikan sang Presiden dalam konteks merespon indeks persepsi korupsi turun di Indonesia.
Presiden Jokowi menegaskan kembali kepada aparat penegak hukum agar terus bekerja lebih serius dalam penegakkan hukum tanpa tebang pilih.
Fakta tersebut ditemukan dari video yang diunggah channel YouTube Kompas TV satu bulan lalu, yaitu pada Selasa, (7/2/2023), dengan judul 'Presiden Jokowi Ingatkan Kembali Penegak Hukum Serius Tangani Korupsi Tanpa Pandang Bulu'.
Jadi, tidak ada indikasi saling sindiri antara Presiden Jokowi dan Surya Paloh, karena fakta dari video tersebut berbeda dengan apa yang dikabarkan oleh channel YouTube SEPUTAR ISTANA.
Selanjutnya sampai menit-menit akhir sang narator hanya membahas isu-isu yang tidak bersumber dan tanpa bukti kuat tentang adanya sindir menyindir antara Nasdem dan Jokowi.
Sampai akhir video sama sekali tidak dijelaskan, bahkan tidak dibahas tentang judul berita yang disampaikan oleh channel YouTube tersebut.
Tidak dijelaskan dan tidak dibuktikan bahwa Presiden Jokowi usir Surya Paloh dari istana karena kata-kata kotor, dan disaksikan oleh para menteri.
Dilihat dari channel YouTube Sekretariat Presiden, Instagram @sekretariat.kabinet, @jokowi, dan @official_nasdem, tidak ditemukan sama sekali bukti atau indikasi adanya insiden pengusiran yang dilakukan oleh Presiden Jokowi kepada Surya Paloh.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa berita tersebut tidak benar, bahkan terkategorikan sebagai berita bohong atau hoax. (*/Dinda)