Namun mereka melihat ada remaja sekitar usia 15 tahun berjalan masuk ke dapur warung tersebut.
Lantas saja mereka merasa tenang, mereka pikir makanan akan cepat tersajikan lantaran ada orang yang membantu ibu itu masak.
Setengah jam berlalu berdasarkan pengakuan Sabil, makanan tidak kunjung datang, ia bersama pak Iwan mondar-mandir menanti pesanan sambil menahan perut yang lapar.
Tak tahan diam terus menunggu, Sabil akhirnya kembali menemui si ibu tadi di tempat cuci piring.
"Bu ini ko makanan kita belum selesai-selesai? Kita ini mesan makanan lho," ucap Sabil dalam bahasa Jawa kala itu berdasarkan pengakuannya.
Kemudian, tak disangka-sangka si ibu menoleh ke arahnya secara perlahan dan penampakan wajahnya membuat dirinya ketakutan.
Biyan Sabil mendeskripsikan sosok yang dilihatnya, ia menyebut sosoknya sangat seram sekali.
"Matanya gak ada satu, hidungnya gak ada, mulutnya lebar sampai sini (menyentuh pipi) dan ada taringnya," ujarnya menceritakan. (*/Ana AP)
Baca Juga: Patung Bunda Maria di Kulon Progo Ditutup Terpal, Ini Aturan Izin Mendirikan Rumah Ibadah