Apa yang disampaikan di judul berita berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam isi video berita tersebut.
Kemudian tim Suara Denpasar menelusuri lebih dalam dengan meninjau akun sosial media BEM UI, @bemui_official, sama sekali tidak ditemukan informasi adanya kericuhan di kampus mereka akibat serbuan Puan Lovers.
Selain itu, potongan video Ketua BEM UI yang nampak dalam video tersebut aslinya adalah video saat yang bersangkutan menolak pengesahan UU Ciptaker, yang ditayangkan di Youtube KOMPASTV. Video tersebut kemudian diedit oleh channel Youtube SUARA POLITIK dengan dipotong-potong lalu dimanipulasi dan dikaitkan dengan judul yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
KESIMPULAN
Dengan begitu hasil penelusuran menunjukkan bahwa berita tersebut tidak benar dan menyesatkan, dapat dikategorikan sebagai berita hoax atau berita bohong. (*/Dinda)