Suara Denpasar – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir terbang ke Eropa untuk bertemu dengan FIFA. Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut diminta untuk kembali bernegosiasi dengan FIFA pasca Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Dalam lawatannya ke Eropa, Erick Thohir memiliki misi agar Indonesia tidak kena sanksi berat dari FIFA, salah satunya dibanned dari sepakbola internasional.
Kabar keberangkatan Erick Thohir tersebut dibagikan oleh anggota Exco PSSI, Arya M Sinulingga melalui akun Instagram pribadinya @arya.m.sinulingga.
“Selamat berjuang chief @erickthohir untuk bernegosiasi dengan FIFA supaya Indonesia tidak dibanned,” tulisnya dalam unggahan foto berlatar warna abu-abu yang diunggahnya pada Selasa, (4/4/2023).
Unggahan tersebut dibanjiri doa oleh warganet yang mendukung dan memberi semangat pada Erick Thohir.
“Bismillahirrahmanirrahim pak semoga berhasil,” komentar akun @farhannaufal10
“Doa mayoritas rakyat Indonesia menyertai.. God Bless You, Pak Erick,” komentar akun @yohanessirait
“Bismillah semoga yak pakk,” komentar akun @dylanjan_
Sementara itu dilansir dari akun Instagram Erick Thohir, dalam unggahan video pendek ia menyebut jika Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi FIFA, ia menargetkan Timnas Indonesia dapat menang pada ajang SEA Games 2023.
“Bismillah, semoga Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi. Saya akan bawa peta ‘Garuda Mendunia’ kepada FIFA. Semoga ada kabar baik,” tulisnya pada kolom caption.
Dalam unggahan video tersebut juga terlihat Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono yang menyebut ada sekitar 165 stadion di seluruh Indonesia yang telah diinventarisasi. Jumlah ini terdiri dari stadion untuk kompetisi liga 1, liga 2, dan juga liga 3. (*/Ana AP)