Suara Denpasar - Puluhan ribu umat Katolik penuhi Gereja Katedral Denpasar di hari Jumat Agung.
Ketua Panitia Paskah 2023, Daniel Amid mengakatan perayaan misa Jumat Agung ini dibagi menjadi 5 bagian (5 kali misa) yaitu pada pukul 06.00, pukul 09.00, pukul 15.00, pukul 18.00 dan pukul 21.00 WITA.
"Untuk misa yang pertama tadi sekitar 3 ribuan umat, untuk yang kedua mendekati 4 ribu, dan yang ketiga ini sama mendekati 4 ribu, puncaknya sebentar 6 nanti diperkirakan dua kali lipat," kata Daniel Amid kepada Suara Denpasar saat ditemui di Gereja Katedral Denpasar, Jumat (7/4/2023).
Sementara pada misa sebelumnya yaitu di hari Kamis Putih, Daniel Amid mengatakan umat Katolik yag datang mendekati 10 ribuan.
Ketua panitia itu menjelaskan bahwa puluhan ribu umat Katolik itu datang dari 26 lingkungan yang berada di wilayah Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar. Bahkan ada juga yang datang dari luar Bali untuk mengikuti misa di Gereja Katedral Denpasar.
Dengan adanya ribuan umat tersebut, Daniel Amid mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Polsek Denpasar Timur, Polda Bali dan Brimob ditambah keamanan dari internal Gereja untuk mengamankan perayaan misa selama Paskah 2023 ini.
"Dari pihak kepolisian baik dari Polsek Denpasar Timur, dari Brimob dan Polda Bali, setiap hari raya selalu ada, jadi selalu dibacking oleh pihak kepolisian," ungkapnya.
Sebagai ketua panitia, dia mengatakan pembagian waktu misa itu selain karena banyaknya umat, tetapi juga bagi umat yang masih bekerja bisa mengikuti misa sesuai jadwal yang ditentukan.
"Jadi umat silahkan datang sesuai jadwal yang ditentukan, karena Gereja Katedral ini terbuka untuk semua," sambungnya.
Baca Juga: Umbu Billy Purna Tugas, Yogaswara Pimpin Pemuda Katolik Bali: Duc In Altum
Dia berharap perayaan Paskah tahun 2023 ini dapat berjalan dengan baik. Dan Paskah yang dimaknai sebagai kebangkitan Yesus dan penebusan dosa dapat diilhami dalam kehidupan umat Katolik.
"Semoga perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan umat bisa mengikuti upacara Paskah ini dengan baik. Terutama bagaimana makna Paskah ini dapat membersamai di setiap interaksi kita dengan orang-orang di sekitar kita," pungkasnya. (*/Dinda)