Sering Deportasi WNA, Imigrasi Denpasar Minta Pemprov Bali Segera Terbitkan Do and Does Not

Suara Denpasar

Kamis, 13 April 2023 | 21:50 WIB
Sering Deportasi WNA, Imigrasi Denpasar Minta Pemprov Bali Segera Terbitkan Do and Does Not
Barron Ickhan (tengah) didampingi Kasi Tikim dan Kasi Inteldakim Keimigrasian Denpasar (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Kepala divisi (Kadiv) Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali, Barron Ichsan meminta agar Pemerintah Provinsi Bali mempercepat buku panduan Do and Does Not (yang bisa dan yang tidak bisa). 

Sebab menurutnya tidak semua warga negara asing (WNA) mengetahui apa yang boleh dan yang tidak boleh di lakukan di Bali. 

Hal tersebut disampaikan Barron saat menggelar konferensi pers terkait warga negara Rusia berinisial LK (P) yang melakukan aksi fotografi tanpa busana di pohon suci berusia 700 tahun yang berlokasi di Pura Babakan, Desa Adat Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. 

Di Bali, LK sebagai seorang investor yang bergerak di bidang furniture. Barron mengatakan setelah dilakukan pengecekan visa, LK memang masuk ke Bali memakai visa investor. Dan semua toko-tokonya resmi memiliki izin dan sah.

Barron Ickhan menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan, LK mengakui bahwa benar foto tersebut adalah dirinya.

Foto itu diambil 2 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 11 April 2021 silam. Namun baru viral pada 12 April 2023.

Kepada Imigrasi Denpasar LK mengaku tidak ada niat untuk melecehkan kebudayaan di Bali. Dirinya benar-benar tidak mengetahui bahwa pohon tersebut merupakan pohon yang disakralkan oleh masyarakat Bali. 

Apalagi dalam pengakuannya kepada Imigrasi Denpasar, saat dia mengambil foto tersebut ada sejumlah warga lokal berada di sana, tetapi tidak menegur.

Atas alasan itu Barron Ickhan meminta agar Pemerintah Provinsi Bali mempercepat buku panduan Do and Does Not itu.

baca juga

Sebab menurut Barron selama ini pihaknya mendengar beberapa pengakuan WNA yang dideportasi oleh Imigrasi Denpasar, terutama soal pelanggaran hukum adat Bali. Mereka mengaku tidak mengetahui.

Barron pun mencontohkan 2 WNA yang dideportasi gara-gara menepi di pantai pada saat hari raya Nyepi beberapa waktu lalu.

Kepada Imigrasi Denpasar mereka mengaku tidak mengetahui kalau pada saat hari raya Nyepi tidak boleh ada orang di luar rumah.

"Saya menghimbau khususnya kepada pemerintah daerah untuk mempercepat proses penyelesaian dari buku panduan Do and Does Not yang rencananya akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

Karena tidak semua orang tahu tentang hal-hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. LK ini salah satu buktinya, yang bersangkutan betul-betul tidak mengetahui," kata Barron Ickhan, Kamis, (13/4/2023).

Perempuan asal Rusia yang berkintribusi untuk ekonomi Bali itu kini telah diamankan oleh pihak Imigrasi Denpasar untuk ditindak lanjut. 

"Kami akan menjadwalkan pendeportasian terhadap LK," pungkas Barron. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Payudara Bule Rusia Nempel di Pohon Keramat, Ni Luh Djelantik Murka dan Sindir Pak Yan Koster

Payudara Bule Rusia Nempel di Pohon Keramat, Ni Luh Djelantik Murka dan Sindir Pak Yan Koster

Denpasar | Rabu, 12 April 2023 | 20:26 WIB

Bea Cukai Tahan Alat Bantu Kencing Milik Bule yang Lagi Sakit, Warganet: Motto Bea Cukai Kalo Bisa Dipersulit, Kenapa Harus Dipermudah?

Bea Cukai Tahan Alat Bantu Kencing Milik Bule yang Lagi Sakit, Warganet: Motto Bea Cukai Kalo Bisa Dipersulit, Kenapa Harus Dipermudah?

Denpasar | Sabtu, 08 April 2023 | 10:00 WIB

Bukit Kirana Villas Kembali Dilaporkan Karena Diduga Keseringan Usir Penyewa WNA

Bukit Kirana Villas Kembali Dilaporkan Karena Diduga Keseringan Usir Penyewa WNA

Denpasar | Kamis, 06 April 2023 | 09:27 WIB

Heboh, Bule Jadi Pegawai Negeri Sipil di Bali: Gunakan Kendaraan Plat Merah

Heboh, Bule Jadi Pegawai Negeri Sipil di Bali: Gunakan Kendaraan Plat Merah

Denpasar | Kamis, 06 April 2023 | 08:47 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×