Hati-Hati Modus Baru Perampokan, Pelaku Beri Korban Makanan yang Diracuni Kecubung

Suara Denpasar

Jum'at, 14 April 2023 | 08:55 WIB
Hati-Hati Modus Baru Perampokan, Pelaku Beri Korban Makanan yang Diracuni Kecubung
Ilustrasi Buah Kecubung (Pexels)

Suara Denpasar – Polda Metro Jaya melalui Subdit Reserse Mobile (Resmob) mengungkap adanya kasus perampokan dengan modus baru, yakni menggunakan kecubung yang merupakan tanaman perdu yang bijinya memabukkan apabila dikonsumsi. 

Kasus ini pertama kali ditemukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat menyelidiki perampokan yang dialami supir online berisinisal S (46), yang terjadi pada Senin (20/3) di KM 11+100 Tol Jagorawi, Cipayung, Jakarta Timur sekitar pukul 05.27 WIB. 

Menurut keterangan AKBP Titus Yudho Uly, sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu memesan jasa tranportasi lewat aplikasi online. Diketahui, penyewaan ini telah dilakukan lebih dari satu kali. 

“Pemesanan kedua dan ketiga lewat media sosial atau Whatsapp pribadi, membuat tersangka tidak terdeteksi di aplikasi. Kemudian korban juga merasa percaya karena sudah berinteraksi sebelumnya,” kata Titus, dikutip Suara Denpasar dari Antaranews, Kamis (13/4/2023).

Tanpa menaruh rasa curiga, korban menurut saja saat diajak oleh pelaku untuk berjalan. Mereka kemudian berhenti di suatu tempat makan. 

“Berhenti di suatu tempat membeli nasi padang, tanpa sadar sudah diberi racun kecubung yang membuat korban tidak sadar,” terang Titus. 

Titus menjelaskan efek kecubung ini akan membuat korban mabuk. Sehingga ketika korban tersebut mulai kehilangan kesadaran, pelaku kemudian menurunkan korban di rest area Cibubur dan ditinggal begitu saja. 

“Ketika ditinggalkan di jalan tol, kemudian korban berjalan dalam kondisi mabuk dan tertabrak oleh kendaraan lain hingga meninggal,” jelasnya. 

Sepanjang menangani kasus kriminalitas, terutama kasus perampokan. Titus menyebut bahwa ini adalah modus yang baru mereka temui. 

baca juga

“Ini adalah modus baru yang kami temui dalam penanganan kasus selama ini,” katanya. 

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan saat ini pelaku sudah mulai teridentifikasi. Namun, masih dalam proses penangkapan supaya tidak ada korban lagi. 

“Kami betul-betul melakukan penyelidikan yang mendalam, semoga cepat tertangkap,” pungkasnya. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Ketupat 2023, Berikut Jadwalnya!

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Ketupat 2023, Berikut Jadwalnya!

Denpasar | Kamis, 13 April 2023 | 17:47 WIB

Pengakuan Tengku Zanzabella Usai Laporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya: Dia Sudah Tidak Kebal Hukum

Pengakuan Tengku Zanzabella Usai Laporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya: Dia Sudah Tidak Kebal Hukum

Denpasar | Minggu, 05 Februari 2023 | 10:15 WIB

Kena Pasal UU ITE, Nikita Mirzani Dilaporkan Tengku Zanzabella ke Polda Metro Jaya

Kena Pasal UU ITE, Nikita Mirzani Dilaporkan Tengku Zanzabella ke Polda Metro Jaya

Denpasar | Minggu, 05 Februari 2023 | 09:27 WIB

Terkini

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

×