Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Achmad Fauzi

Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB
Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah
Suasana bongkar muat garam impor dari Kapal MV Golden Kiku ke truk pengangkut di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
baca 10 detik
  • DPR RI mendorong pemerintah mewujudkan swasembada garam tahun 2027 melalui perlindungan lahan tambak agar tidak beralih fungsi.
  • Pemerintah perlu meningkatkan kualitas produksi garam nasional menggunakan teknologi pemurnian guna memenuhi standar industri domestik yang kompetitif.
  • DPR meminta pemerintah memperkuat infrastruktur petambak, mewajibkan penyerapan garam lokal, serta membatasi impor secara selektif sesuai kebutuhan.

Suara.com - Pemerintah didorong mengoptimalkan potensi tambak garam nasional demi mewujudkan target swasembada garam pada 2027. Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah menjaga lahan tambak garam agar tidak beralih fungsi, mengingat Indonesia memiliki potensi lahan yang cukup besar untuk menopang produksi garam dalam negeri.

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengatakan pemerintah perlu menjawab target swasembada garam 2027 dengan langkah nyata di lapangan. Menurutnya, upaya tersebut semakin penting setelah impor garam industri pada Januari–Mei 2026 justru meningkat.

"Target swasembada garam 2027 dari pemerintah kita apresiasi. Namun melihat data impor garam industri pada Januari–Mei 2026 mencapai 936 ribu ton atau naik 13,1%, maka jika target swasembada 2027, data tersebut harus diikuti tindakan-tindakan nyata di lapangan," ujar Daniel di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Masyarakat di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan meraih pencapaian yang luar biasa. Mereka berhasil memproduksi garam secara mandiri [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Yayasan Romang Celebes Indonesia]
Masyarakat di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan meraih pencapaian yang luar biasa. Mereka berhasil memproduksi garam secara mandiri [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Yayasan Romang Celebes Indonesia]

Ia menilai Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai swasembada garam. Salah satunya adalah keberadaan 33.216,06 hektare lahan tambak garam yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, pemerintah diminta menjaga keberadaan lahan tersebut agar tidak beralih fungsi.

Menurut Daniel, perlindungan lahan tambak harus dibarengi dengan peningkatan kualitas garam nasional agar mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.

"Peningkatan kualitas garam nasional menjadi kunci utama, bukan sekadar soal menambah jumlah produksi. Pemerintah harus mendorong teknologi pemurnian garam di tingkat petambak, agar garam produksi dalam negeri benar-benar bisa memenuhi standar industri dengan harga yang bersaing," katanya.

Senada, Anggota Komisi VI DPR RI lainnya, Herman Khaeron, menilai penguatan sektor garam tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan produksi. Pemerintah juga harus memperkuat infrastruktur, teknologi, kontinuitas pasokan, hingga kelembagaan petambak garam.

Menurut Herman, tantangan produksi yang dipengaruhi kondisi iklim perlu diatasi melalui pemanfaatan teknologi yang mudah diakses petani garam.

"Intinya pemerintah harus on hand dan pada akhirnya batasi impor," kata Herman.

baca juga

DPR juga mengingatkan agar pemerintah tidak menjadikan impor sebagai respons otomatis terhadap meningkatnya kebutuhan garam industri. Setiap tambahan impor, menurut mereka, harus didasarkan pada data kebutuhan riil, ketersediaan stok, kapasitas produksi dalam negeri, kualitas garam lokal, serta kemampuan industri menyerap hasil produksi petambak.

Selain itu, DPR meminta pemerintah mewajibkan importir dan industri pengguna untuk menyerap garam produksi dalam negeri. Tanpa kepastian serapan, peningkatan kualitas dan produksi garam nasional dinilai akan sulit berjalan secara berkelanjutan.

Di tengah target swasembada garam pada 2027, pemerintah diminta memastikan kebijakan perlindungan lahan tambak, peningkatan kualitas produksi, penguatan petambak, hingga pembatasan impor berjalan secara terintegrasi. Impor, menurut DPR, seharusnya hanya dilakukan secara selektif untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar belum dapat dipasok dari dalam negeri.

Herman optimistis Indonesia mampu menjadi negara penghasil garam apabila potensi yang dimiliki dimanfaatkan secara maksimal.

"Jika melihat potensinya, tentu optimis bahwa Indonesia bisa menjadi negara penghasil garam. Tinggal kemauan politik dan keseriusan pemerintah dalam menempatkan garam sebagai skala prioritas swasembada," ujar Herman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×