Suara Denpasar - Nama Husein Ali Rafsanjani viral beberapa waktu belakangan. Pria yang bekerja sebagai guru ini sempat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).
Namun dia memilih mengundurkan diri alias resign karena diintimidasi setelah melaporkan kasus dugaan pungutan liar (pungli).
Di TikToknya @husein_ar, Husein membeberkan semua hal yang dia alami. Husein bercerita saat latsar pada 2020.
"Setelah menerima surat tugas, dengan detail anggaran yang dibiayakan negara, tiba-tiba H-7, kita disuruh bayar uang transport," ungkap Husein di akun TikTok @husein_ar dikutip pada (10/5/2023).
Dia bercerita biaya transportasi itu wajib dibayar meski tidak ikut latsar. Kemudian saat latsar masih ditagih uang sebesar Rp 350 ribu.
Kala itu, Husein mengaku tidak memiliki uang hingga dia memberikan tangkapan layar rekening saldo di bank pada penagih.
Karena itu, Husein melaporkan transaksi yang diduga pungutan liar ini ke web lapor.go.id. Di sana dia melampirkan segala bukti penagihan dan screenshot rekening bank Husein.
Dari pelaporan itu, Husein dicari oleh petugas. Dia ditelpon untuk menghadap ke kantor BKPSDM Pangandaran.
"Itu tuh suasananya kayak gimana ya, HP disuruh ditaruh di depan. Saya dikepung 12 orang, dilingkarin gitu," cerita Husein.
Baca Juga: Erwin Ramdani Resmi Dilepas Persib Bandung, Bobotoh Singgung Febri Hariyadi, Ada Apa?
Husein didesak kenapa melakukan pelaporan itu dan petugas beralasan uang itu ada namun di-recopusing untuk Covid-19.
Kasus ini terus berkembang. Husein membagikan update melalui akun TikTok-nya. Dia juga diundang Bupati Pangandaran ke kantor SetDa Cintakarya pada Kamis (11/5/2023).
Husein merasa takut bahkan dia meminta pada teman-temannya jika pada hari itu dia tidak kembali dan tidak ada di Bandung, maka teman-temannya perlu mencarinya.
Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya siap membantu kasus ini.
"Barusan saya dapat telepon dr Bupati, dia ada di Bandung dan mau ketemu sdr Husein mau ngobrol dr hati ke hati," tulis akun Twitter @susipudjiastuti dikutip pada (10/5/2023).
"Beliau berjanji kalau memang anak buahnya yg salah beliau tidak akan segan2 untk bertindak. Beliau berjanji akan kabari lagi setelah pertemuan ," lanjut Susi yang familiar dengan kawasan Pangandaran.(Rizal/*)