Suara Denpasar - Meski Indonesia berhasil meraih medali emas di cabor sepakbola SEA Games 2023, kemenangan tersebut harus sedikit ternodai usai terjadinya keributan antara pemain serta staf kepelatihan antara Timnas Indonesia dengan Timnas Thailand.
Beredar banyak cuplikan video yang viral di media sosial yang menampilkan sikap tak terpuji yang dilakukan oleh para pemain Thailand usai berhasil mencetak gol penyama kedudukan beberapa saat sebelum peluit panjang babak kedua ditiupkan.
Keributan kembali memuncak di awal masa perpanjangan waktu usai Irfan Jauhari berhasil mencetak gol.
Pihak Thailand yang tak terima kembali menyerang beberapa pemain serta ofisial tim Indonesia hingga menimbulkan korban.
Salah satu yang menjadi korban aksi pemukulan dalam insiden tersebut ialah manajer Timnas Indonesia, Kombes Sumardji.
Melansir laman Khaosod, salah satu pemain Thailand, Leon James kini diketahui bersikap seolah-olah menjadi korban dalam insiden tersebut.
Ia menyebut bahwa pihak Indonesia menunjukan sikap tak sportif usai mencetak gol lalu melakukan selebrasi dengan berlari di depan para pemain serta offisial Thailand. Ia menganggap selebrasi tersebut sama seperti ejekan.
“Saat saya terlibat dalam insiden itu, staf pelatih dan para pemain Indonesia. Lari dan bergembiralah di depan kita seperti ejekan Sama sekali tidak ada yang akan menerima ini. yang tidak akan saya terima tetapi mencoba untuk menyingkir,” ujar Leon James dikutip Suara Denpasar dari Khaosod pada Rabu, (17/5/2023).
Hal tersebut tentunya menjadi indikasi bahwa pemain Thailand itu telah melakukan ‘playing victim’.
Baca Juga: Local Pride! Timnas Indonesia Juara SEA Games, Warganet: Tanpa Naturalisasi Pemain Kita Menang Besar
Alasannya, banyak video beredar yang menampilkan justru pihak Thailand yang menjadi pemicu awal terjadinya keributan karena berselebrasi dengan provokatif hingga ke area bech Timnas Indonesia. (*/Ana AP)