Minta Masyarakat Waspada, Kemenkes Khawatir Penyebaran Antraks Meluas Karena Faktor Ini

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 08:42 WIB
Minta Masyarakat Waspada, Kemenkes Khawatir Penyebaran Antraks Meluas Karena Faktor Ini
Sapi (Pexels/Vinicius Pontes)

Suara Denpasar - Kasus penyebaran antraks di Gunungkidul Yogyakarta telah menyita perhatian. Penularan penyakit zoonosis telah menyebabkan sejumlah korban meninggal dan puluhan lainnya positif antraks.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pun meminta masyarakat untuk mewaspadai empat tipe antraks yang dapat menular ke manusia melalui luka pada hewan herbivora. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI Imran Pambudi menuturkan salah satu tipe antraks yang paling banyak menyebar di Indonesia adalah antraks kulit.

Jadi, spora bakteri penyebab antraks dapat masuk ke dalam kulit melalui sayatan atau luka lecet. Namun, yang lebih berbahaya lagi adalah antraks pernapasan. Bukan melalui kulit, namun penularannya lewat udara. 

Ketika spora terisap melalui partikel pernapasan dan mencapai dinding alveoli maka akan menimbulkan sensasi melepuh pada paru-paru orang tersebut. Dikatakan Imran, penyebaran kerusakan dari antraks pernapasan ini sangat cepat. "Kalau masuk paru-paru bisa langsung masuk ke otak juga," katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (11/7/2023).

Antraks juga dapat menular dengan mengonsumsi daging hewan yang tertular. Proses memasak yang tidak sempurna dapat membuat spora tersebut masuk ke saluran pencernaan. Jika sudah parah maka akan terjadi kebocoran usus yang menimbulkan pendarahan di perut. Tipe ini disebut antraks saluran pencernaan. 

Sedangkan tipe terakhir adalah antraks injeksi yang biasanya ditemukan pada pengguna narkotika. 

Imran mengingatkan apabila bakteri antraks dapat bertahan puluhan tahun di dalam tanah. "Apabila bakteri terjadi kontak dengan udara bebas maka akan membentuk spora yang sangat resistan terhadap kondisi lingkungan atau bahan kimia tertentu," jelasnya.

Imran pun khawatir lantaran kekuatan antraks yang sulit dihancurkan, jika masyarakat sembarangan memakan atau berkontak erat dengan hewan terinfeksi maka akan bisa memperluas penularan wabah.

(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cermati Ciri-ciri Antraks pada Sapi dan Manusia, Penyakit Ternak Mewabah di Jogja

Cermati Ciri-ciri Antraks pada Sapi dan Manusia, Penyakit Ternak Mewabah di Jogja

News | Senin, 10 Juli 2023 | 14:16 WIB

Geger Penyakit Antraks Tewaskan 3 Orang Di Gunung Kidul, Guru Besar FKUI Angkat Bicara

Geger Penyakit Antraks Tewaskan 3 Orang Di Gunung Kidul, Guru Besar FKUI Angkat Bicara

News | Senin, 10 Juli 2023 | 01:05 WIB

Mengenal Antraks, Penyakit Hewan yang Sebabkan Korban Jiwa di Gunungkidul

Mengenal Antraks, Penyakit Hewan yang Sebabkan Korban Jiwa di Gunungkidul

Your Say | Sabtu, 08 Juli 2023 | 09:20 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB