Suara Denpasar- Kasus perceraian antara Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan masih bergulir. Mereka pun melangsungkan sidang perdana perceraian keduanya.
Adapun sidang perceraian perdana Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan beragenda mediasi di mana prosesnya berjalan cukup alot hingga akhirnya keduanya diminta untuk melakukan media kedua yang akan dijadwalkan dua minggu mendatang.
Dalam sidang ini, Rendy Kjaernett mengaku ingin mempertahankan rumah tangga bersama Lady Nayoan dan tidak ingin mengakhiri rumah tangganya yang sudah dikaruniai tiga orang buah hati.
Sementara Lady Nayoan sendiri sejak awal sudah mantap menggugat cerai sangs uami yang sudah berulang kali ketahuan selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah.
Di lain sisi, Syahnaz Sadiqah yang sejak awal disebut sebagai selingkuhan Rendy Kjaernett hingga kini masih belum mengakui secara gamblang mengenai kasus perselingkuhannya dengan Rendy.
Bahkan, baru-baru ini ia justru kembali pamer kemesraan dengan sang suami, Jeje Govinda sampai joged Tiktok dan tidak meminta maaf atas perbuatan yang dilakukannya.
Lady Nayoan sendiri menegaskan bahwa tidak ada permintaan maaf dari pihak Syahnaz hingga saat ini kepada dirinya secara internal perihal perselingkuhan tersebut. Ia pun mengungkapkan bahwa itu semua urusan dia dengan Tuhan.
"Kalau itu mungkin gini ya orang minta maaf sama kita itu urusan dia sama Tuhan," ujar Lady Nayoan seperti yang dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
"Kalau banyak yang tanya pihak sana minta maaf sama saya enggak secara internal, tidak ada sama sekali," lanjutnya.
Baca Juga: Tega! Lady Nayoan Sampai Alami Rahim Robek Usai Tahu Rendy Kjaernett Selingkuh dengan Syahnaz
Lady Nayoan pun mengaku tak mau ambil pusing terkait kelakuan Syahnaz yang enggan meminta maaf.
"Saya enggak mau pusing sama begitu, saya fokus ke urusan saya sendiri," tegasnya.
Lebih lanjut, Lady Nayoan juga menyebutkan bahwa dirinya sudah mantap untuk berpisah meskipun Rendy Kjaernett telah meminta maaf dan menyampaikan ingin rujuk kembali dengannya. Menurutnya, permintaan maaf saja tidaklah cukup.
"Kalau permintaan maaf sejak dari awal sih udah ada ya, tapi kan maaf aja kan enggak cukup ya," tegasnya. (*/Dinda)