Dear Pak Jokowi, Pembangunan IKN Berkiblat ke Kota Shenzhen Tiongkok Dinilai Tidak Tepat

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 10:40 WIB
Dear Pak Jokowi, Pembangunan IKN Berkiblat ke Kota Shenzhen Tiongkok Dinilai Tidak Tepat
Dear Pak Jokowi, Pembangunan IKN Berkiblat ke Kota Shenzhen Tiongkok Dinilai Tidak Tepat (YT Sekretariat Presiden)

Suara Denpasar - Presiden Jokowi bersama Menteri Luhut Binsar Pandjaitan baru-baru ini mengunjungi Tiongkok atau Cina.

Kunjungan itu dimaksudkan untuk beberapa tujuan, salah satunya ialah upaya mengajak negara tersebut berinvestasi di ibu kota baru Indonesia itu.

IKN atau Ibu Kota Nusantara tengah dalam proses pembangunan dengan tujuan pemindahan kota administrasi atau kepemerintahan dari Jakarta ke pulau Kalimantan.

Kunjungan Jokowi ke Tiongkok itu bukan hanya bertujuan mengajak untuk investasi, melainkan juga dalam rangka belajar membangun kota baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pendanaan Investasi IKN, Agung Wijaksono dalam salah satu acara di stasiun televisi nasional.

"Jadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam membangun sebuah kota baru, dengan salah satu referensinya atau referensi yang dijadikan contoh adalah Kota Shenzhen," ucapnya dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu, (5/8/2023).

Akan tetapi Direktur Celios, Bima Yudistira yang juga hadir dalam acara itu menyampaikan kritikan terkait tujuan tersebut.

Menurutnya, kegiatan tukar pengalaman dan pemikiran tentang pembangunan kota baru dengan Shenzhen sebagai referensinya itu tidak tepat.

Hal tersebut karena perbedaan fungsi kedua kota tersebut. Bima memaparkan bahwa IKN dibangun dengan tujuan memindahkan pemerintahan atau kota administratif dari Jakarta ke ibu kota baru.

Sedangkan Kota Shenzhen merupakan kota industri bukan kota administrasi.

Lebih jauh lagi, Bima menyampaikan ada kemungkinan negatif jika Tiongkok campur tangan dengan memberikan pendapatnya terkait pembangunan IKN dengan referensi Kota Shenzhen.

Kemungkinan negatif itu salah satunya ialah ancaman untuk alam di IKN itu sendiri, karena ada kemungkinan digabungkan antara kota administrasi dengan industri.

"Problemnya adalah Shenzhen dengan ibu kota negara ini hal yang beda, IKN Nusantara ini kan mau memindahkan pusat administratif, sementara Shenzhen itu adalah kawasan industri," paparnya.

"Ibu Kota Nusantara ini mau dijadikan apa? kalau misalkan diminta tolong, tolong Tiongkok kasih saran terhadap masterplan ataupun kemudian denah ibu kota negara, nah ini jadi pertanyaan besar juga," lanjutnya.

"Ngapain? ibu kota negara ini kan objek vital nasional, dan di situ ada isu security juga," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Luncurkan Logo IKN Bertema Pohon Hayat, Apa Filosofinya?

Jokowi Luncurkan Logo IKN Bertema Pohon Hayat, Apa Filosofinya?

| Selasa, 30 Mei 2023 | 20:45 WIB

Capres PDIP Ganjar Pranowo Bertekad Lanjutkan Proyek IKN Nusantara, Calon Ibu Kota Jadi Seperti Apa?

Capres PDIP Ganjar Pranowo Bertekad Lanjutkan Proyek IKN Nusantara, Calon Ibu Kota Jadi Seperti Apa?

| Jum'at, 19 Mei 2023 | 15:19 WIB

Mau Hadiah Motor Listrik Bertanda Tangan Jokowi? Yuk Ikutan Pilih Logo IKN di Sini

Mau Hadiah Motor Listrik Bertanda Tangan Jokowi? Yuk Ikutan Pilih Logo IKN di Sini

| Rabu, 12 April 2023 | 06:38 WIB

Terkini

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB

Krayon Hitam

Krayon Hitam

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:40 WIB

Iris Wullur Umumkan Tutup Akun Instagram, Ingin Hilangkan Nama Suami?

Iris Wullur Umumkan Tutup Akun Instagram, Ingin Hilangkan Nama Suami?

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:31 WIB

5 Rekomendasi Tempat Makan Sate Maranggi Terdekat Pintu Tol Cipali untuk Pemudik

5 Rekomendasi Tempat Makan Sate Maranggi Terdekat Pintu Tol Cipali untuk Pemudik

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:27 WIB

Ketenangan di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta, Cicipi Kopi Pagi di 'Rumah Palembang' yang Bikin Betah

Ketenangan di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta, Cicipi Kopi Pagi di 'Rumah Palembang' yang Bikin Betah

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:20 WIB

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:19 WIB

Elkan Baggott Comeback, Peluang Duet Tiang Kembar Pertahanan di Timnas?

Elkan Baggott Comeback, Peluang Duet Tiang Kembar Pertahanan di Timnas?

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:15 WIB

Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi

Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:15 WIB

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Tekno | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:14 WIB

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:05 WIB