Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi Piala Dunia (Pildun) U-17 yang akan berlangsung pada November sampai Desember 2023 mendatang.
Sayangnya, Bali yang sebelumnya gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 karena ditolak oleh Gubernur Bali itu kini tidak ditunjuk jadi host Piala Dunia U-17.
FIFA secara resmi telah menunjuk 4 stadion sebagai venue berlangsungnya Pildun U-17 tersebut. Diantaranya, Jakarta International Stadium (JIS), Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Manahan (Solo).
Ketika ditanya terkait Bali yang tidak masuk sebagai penyelenggara Piala Dunia U-17 itu apakah berpengaruh pada kunjungan wisatawan asing ke Bali, Wayan Koster dengan cool atau santai mengatakan tidak ada pengaruhnya sama sekali.
"Gak ada, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali 19 ribu per hari," jawabnya saat ditemui Suara Denpasar di Trans Resort Hotel, Seminyak, Badung, Bali, Rabu (9/8/2023).
Pernyataan Wayan Koster itu sejalan dengan pernyataan General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Handy Heryudhitiawan.
Sebelumnya Handy Heryudhitiawan menjelaskan aktivitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali di semester I tahun 2023 ini sudah 95 persen. Hampir mendekati situasi normal sebelum Covid-19.
Dijelaskan, pergerakan maskapai internasional sebanyak 5.819 pergerakan.
"Diantaranya Jetstar Airways dengan 724 pergerakan pesawat, melayani 156.450 penumpang, Indonesia Air Asia dengan 684 pergerakan dan 107.079 penumpang, Batik Air Malaysia dengan 472 pergerakan dan 94.778 penumpang."
Baca Juga: Gubernur Koster Bilang PDAM Bali Tekor Karena Masyarakat Lebih Suka Beli Pulsa
"Dan maskapai Emirates mencatatkan 124 pergerakan pesawat, dengan melayani sebanyak 62.779 penumpang," kata Handy menjabarkan. (*/Dinda)