Suara Denpasar – Federasi sepakbola dunia (FIFA) bakal kembali datang ke Indonesia pada pekan ini, tepatnya pada 26 Agustus mendatang untuk meninjau kembali Jakarta International Stadium (JIS) dan stadion-stadion lain yang dijadikan venue Piala Dunia-17.
Sama seperti JIS, rumput Stadion Manahan Solo juga menjadi sorotan. Hal ini lantaran 2 stadion tersebut akan dijadikan venue pembukaan dan penutupan Piala Dunia U-17 pada akhir 2023 nanti.
Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka pun turut menyorot kondisi rumput di Stadion Manahan, Solo.
Dilansir dari antaranews.com Gibran mengungkapkan, Pemkot Surakarta telah melakukan sejumlah persiapan jelang kedatangan FIFA. Salah satunya melakukan pemotongan rumput di Stadion Manahan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk pemeliharaan secara berkala. Bahkan, pemotongan rumput ini telah dikerjakan sebelum pertandingan antara Persis Solo kontra Bali United pada 19 Agustus lalu.
Putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga memastikan, kondisi rumput Stadion Manahan masih dalam kondisi baik pasca pertandingan Persis Solo Vs Bali United.
“Kami sudah melakukan pemotongan rumput secara berkala. Agar saat pemeriksaan nanti pantulan bola bagus sesuai yang diharapkan FIFA,” jelasnya.
Selain menyoroti kondisi rumput stadion agar tetap apik, Gibran juga akan melakukan sterilisasi di lapangan-lapangan yang akan digunakan sebagai tempat latihan peserta Piala Dunia U-17.
Tak hanya itu, Gibran juga akan menutup sementara PKL Selter Manahan.
“Kami akan segera menutup PKL Selter Manahan, konsepnya penutupan sementara sama seperti saat Piala Dunia U-20 kemarin,” terangnya.(*/Ana AP)