Suara Denpasar - Motor adalah salah satu moda transportasi yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia. Tetapi, ada kalanya motor ini juga tidak dapat dipakai dengan jangka waktu yang lama, karena adanya beberapa kendala yang dihadapi.
Apakah hal tersebut dapat mempengaruhi pada kinerja maupun kondisi motor yang Anda miliki? Jawabannya yaitu iya. Motor yang terlalu lama tidak digunakan atau nganggur dapat mengalami beberapa kerusakan, diantaranya:
1. Busi basah ataupun kotor
Busi adalah komponen terpenting yang memiliki fungsi dalam menghasilkan percikan api yang dapat membakar bahan bakar pada ruang bakar mesin.
Jika busi mengalami basah ataupun kotor diakibatkan adanya oli atau debu, maka percikan api justru akan melemah atau tidak terjadi sama sekali.
Hal tersebut dapat menyebabkan motor susah untuk dihidupkan hingga mati mendadak ketika berjalan.
Jika akan mengatasinya, kamu perlu membersihkannya terlebih dahulu atau secara berkala melakukan pergantian busi.
2. Karat pada rantai maupun pada komponen logam lainnya
Rantai motor yang tidak bisa berfungsi atau tidak dapat bergerak dengan waktu yang lama dapat berkarat karena adanya tekanan udara lembap yang dihasilkan maupun air hujan.
Hal ini dapat mengurangi performa maupun keawetan rantai tersebut. Selain itu, komponen yang ada pada logam lainnya seperti halnya knalpot, rem, hingga shockbreaker juga dapat terjadi berkarat jika Anda tidak merawatnya dengan baik.
Dalam mengatasinya hal yang demikian, Anda perlu membersihkannya hingga melakukan pelumasan pada rantai yang dilakukan secara rutin maupun melindungi komponen logam lain dengan menggunakan anti karat.
3. Oli kental bahkan berkerak
Oli pelumas memiliki fungsi yaitu untuk melakukan perlindungan pada mesin terhadap gesekan maupun panas yang berlebih.
Jika oli tidak dapat dilakukan pergantian pada waktu lama, maka oli dapat menjadi semakin kental bahkan hingga berkerak karena adanya campuran yang terjadi dengan kotoran maupun sisa pembakaran.
Hal tersebut dapat menyebabkan mesin dapat menjadi kasar, bahan bakar menjadi semakin boros, hingga mengalami kerusakan.
Anda dapat mengatasinya dengan cara menggantinya dengan oli yang disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan dari pabrikan tersebut.
4. Baterai soak
Baterai motor yang tidak dilakukannya penghidupan secara rutin dapat mengakibatkan kehilangan daya hingga menjadi soak.
Hal tersebut dapat mengakibatkan motor akan sulit dihidupkan atau bahkan tidak dapat dinyalakan sama sekali.
Jika akan mengatasi hal ini, maka Anda dapat mengisi ulang baterai yang ada dengan charger khusus atau Anda dapat menggantinya dengan yang baru.
5. Ban bocor atau kempes
Ban motor yang tidak dipakai dengan jangka waktu yang lama dapat kehilangan tekanan udara hingga mengalami kebocoran karena ban tersebut tertusuk benda tajam.
Hal tersebut dapat membahayakan keselamatan pengendara motor ketika mengendarai motor.
Untuk cara mengatasinya, Anda dapat mengecek tekanan udara yang dihasilkan oleh ban secara berkala maupun menambalnya jika Terjadinya kebocoran.
Jika Anda ingin mencegah hal ini, Anda dapat menjalankan perawatan secara rutin dan Anda perlu menjaga kebersihan motor.
Selain itu, kamu juga dapat menghidupkan motor Anda kembali secara berkala walaupun tidak dapat dipakai bertujuan dalam menjaga kondisi baterai, ban motor Anda, dan mesin kendaraan anda.(*/Rizal)