Pemprov Bali Larang Masyarakat Main Layangan Selama 4 Hari Karena KTT AIS

Suara Denpasar

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 19:20 WIB
Pemprov Bali Larang Masyarakat Main Layangan Selama 4 Hari Karena KTT AIS
Pemprov Bali Larang Masyarakat Main Layangan Selama 4 Hari Karena KTT AIS (Antaranews)

Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengimbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang selama 4 hari. Yaitu pada 8-12 Oktober 2023 karena akan berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagis and Island States (AIS) di Bali.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat konferensi pers Kominfo Road to KTT AIS Forum 2023 melalui zoom meeting, Jumat (6/10/2023).

Made Indra mengatakan larangan itu bertujuan mengurangi potensi gaguan konektivitas arus listrik dan gangguan lainnya. 

"Kami sudah koordinasi dengan PLN dan asosiasi layang-layang di Bali. Termasuk desa adat, bupati/walikota sudah kami surati. Kami imbau selama periode KTT ini mulai 8-12 (Oktober) tidak ada aktivitas menaikkan layang-layang," kata Made Indra. 

Selain itu, Made Indra mengatakan Pemprov Bali sudah sangat siap menjadi penyelenggara KTT AIS. Pemprov Bali sudah meminta permakluman dari masyarakat sekitar venue KTT AIS karena sejumlah jalan harus disterilkan selama kegiatan tersebut. 

Penutupan jalan itu tidak dilakukan secara permanen, kata dia, dilakukan hanya beberapa menit saat delegasi KTT AIS lewat. 

Selain sterilisasi jalan, sejumlah hotel yang menjadi penginapan para delegasi pun sudah disiapkan. Ada 7 hotel di wilayah Nusa Dua telah ditunjuk, hotel-hotel itu, kata dia, sudah terferifikasi keamanannya. 

"Ada tujuh hotel yang sudah disiapkan. Semua hotel-hotel ini sudah siap dan sudah berpengalaman dan sudah dicek semuanya, bahkan hotel-hotel ini sudah tersertifikasi tentang standar keamanannya," tandas Made Indra. (*/Ana AP)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129

Denpasar | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 09:00 WIB

Antisipasi Viris Nipah, Pemprov Bali Perketat Pintu Masuk Bandara Ngurah Rai

Antisipasi Viris Nipah, Pemprov Bali Perketat Pintu Masuk Bandara Ngurah Rai

Denpasar | Rabu, 04 Oktober 2023 | 15:15 WIB

Indonesia Ajukan Illegal Fishing Masuk Transnational Organized Crime

Indonesia Ajukan Illegal Fishing Masuk Transnational Organized Crime

Denpasar | Rabu, 04 Oktober 2023 | 07:58 WIB

Terkini

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Lampung | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:03 WIB

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Jogja | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB