denpasar

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 06 Oktober 2023 | 09:00 WIB
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129 (ANTARA Bali)

Suara Denpasar- Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak kini mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Melansir dari ANTARA Bali, Pemprov Bali kini mulai memanfaatkan layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, yang merupakan saluran pengaduan bagi temuan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut Staf Ahli Gubernur Bali Bidang PMK Made Sudarsana, masalah kekerasan yang dialami perempuan dan anak merupakan masalah yang tidak boleh disepelekan. Penanganan serius wajib segera dilakukan.

Hal tersebut mengingat data dari Simfoni PPA, selama tahun 2022 yang memperlihatkan adanya 516 kasus yang telah terjadi dan terlapor di Provinsi Bali. Baik kekerasan fisik, psikologis, maupun kekerasan seksual.

Menurut Made Sudarsana, adanya stigma budaya patriarki yang kuat, rasa takut, malu, ketidakpercayaan terhadap sistem hukum dan sistem perlindungan menjadi beberapa penyebab kasus ini tak terlaporkan

Padahal kasus kekerasan perempuan dan anak ini merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia.

Untuk itu, lewat SAPA 129 yang merupakan layanan yang telah terlebih dahulu diluncurkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Pemprov Bali berharap pengadu dapat mengakses kontak tersebut untuk melaporkan adanya tindak kekerasan.

Lewat SAPA 129, Pemprov Bali juga berharap dapat memberikan tanggung jawab moral dan konstitusional untuk melindungi perempuan dan anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Call center ini juga dijelaskan bukanlah akhir, namun awal dari upaya Pemprov Bali menangani kasus kekerasan.

Baca Juga: Daftar Formasi PPPK Teknis 2023 untuk Lulusan D3 Semua Jurusan Pemprov Bali, Gaji Kisaran Rp 3 Juta

Dimana selain layanan SAPA 129, Pemprov Bali juga akan membangun upaya pencegahan melalui pendidikan mengenai hubungan yang sehat dan peningkatan kesadaran gender.

Serta, melakukan kerja sama lintas sektor seperti lembaga perlindungan anak dan perempuan, aparat kepolisian, dan sistem peradilan untuk memastikan setiap kasus ditangani dengan profesional dan adil.

Perlu dicatat bagi masyarakat, SAPA 129 merupakan pengaduan khusus perempuan dan anak yang dapat diakses oleh masyarakat, kapanpun dan dimanapun.

Masyarakat dapat melaporkan kekerasan yang dilihat atau dialami melalui telepon 129 maupun WhatsApp ke nomor 08111-129-129.

Pelapor nantinya akan terhubung dengan petugas di wilayah masing-masing. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI