Teks Khutbah Jumat Hari Ini 13 Oktober 2023 'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita' Tinggal Baca

Suara Denpasar

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 08:45 WIB
Teks Khutbah Jumat Hari Ini 13 Oktober 2023 'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita' Tinggal Baca
Teks Khutbah Jumat Hari Ini 13 Oktober 2023  'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita' Tinggal Baca (pixabay)

Suara Denpasar - Khutbah Jumat hari ini 13 Oktober mengangkat tema penting 'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita'

Melalui Al-Qur'an dan ajaran Islam, kita diajak untuk merenungkan pengorbanan besar yang dilakukan ibu dalam hidup kita dan menghormati serta mensyukuri kasih sayang mereka.

Khutbah ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk merefleksikan dan mengapresiasi peran khusus ibu dalam membentuk kepribadian dan kehidupan kita.

Selain itu, Khutbah Jumat hari ini 13 Oktober 2023 juga bisa menjadi referensi khatib yang bertugas menyampaikan khutbah pada waktu sholat Jumat.

Dilansir dari islam.nu.or.id, ini referensi naskah khutbah Jumat hari ini 13 Oktober 2023 'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita'.

Khutbah I
 
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Pada kesempatan yang mulia ini, khatib mengajak kepada seluruh jamaah untuk senantiasa mengungkapkan rasa syukur kepada Allah swt biqauli: Alhamdulillahirabbil alamin.

Rasa syukur wajib kita yakini dalam hati, ungkapkan melalui lisan, dan wujudkan melalui tindakan karena kita telah mendapatkan anugerah hidup di dunia dengan segala nikmat yang tak bisa kita hitung satu-persatu.

Allah bersabda dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 18:

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”.

Pada kesempatan mulia ini, khatib juga mengajak kepada seluruh jamaah untuk meningkatkan dan menguatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dalam wujud senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Di antara perintah Allah adalah menghormati orang tua dan larangan Allah adalah menyakiti hati orang tua.

Hal ini penting untuk diingatkan karena keberadaan kita bisa hadir di muka bumi ini karena kedua orang tua kita.

Tanpa mereka, kita tidak akan bisa hadir di sini dan menikmati keberadaan dunia.
 
Menghormati kedua orang tua juga merupakan wujud syukur kepada sesama manusia. Rasulullah bersabda dari Abu Hurairah ra:

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

Artinya: “Tidaklah bersyukur kepada Allah, orang yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada manusia.” (HR. Abu Dawud)

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Pada kesempatan kali ini, khatib akan menyampaikan materi khutbah yang berjudul Bersyukur dan Berterimakasihlah pada Ibu Kita.

Materi ini penting untuk disampaikan kepada jamaah karena sangat jelas, perintah untuk berbuat baik kepada ibu tersebut di dalam Al-Qur’an dan juga hadits Nabi.

Ibu adalah sosok orang yang paling berjasa dalam menghadirkan kita di dunia.

Ibulah yang telah mengandung kita dalam rahimnya dan mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan kita sekaligus berjuang untuk merawat kita sejak kecil.

Beratnya perjuangan ibu dalam merawat kita termaktub dalam Surat Luqman ayat 14:

 
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

 
Artinya: “Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali.”.

Dalam ayat ini disebutkan bahwa kepayahan seorang ibu dalam mengandung kita dalam rahimnya dengan “lemah yang bertambah-tambah”.

Ini bisa terlihat dari mulai awal kehamilan, seorang ibu harus memasuki masa yang sering disebut sebagai nyidam yakni masa perubahan dalam tubuh yang mengakibatkan kondisi yang tidak nyaman seperti mual dan muntah-muntah.

Bukan hanya itu saja, selama proses mengandung dan membesarkan kita, sosok ibu juga telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk menghantarkan kita ke muka bumi ini.

Ibu adalah sosok yang mengorbankan 5 airnya yang tidak bisa dibalas dan diganti jasanya oleh kita dan siapapun.

Air yang berasal dari ibu kita merupakan penopang kehidupan kita yang diambil dari tubuhnya. Seperti kita ketahui bahwa 85 persen tubuh kita ini berasal dari unsur air.
 
Air yang pertama adalah air ketuban yang diberikan kepada kita ketika kita tumbuh dalam rahimnya untuk menjadi sosok janin.
Air ini dihasilkan dari makanan dan minuman yang kemudian diberikan kepada kita selama di dalam rahim.
 
Air kedua adalah air darah ibu yang ketika janin kita tumbuh menjadi jabang bayi, ibu memberikan air darahnya kepada kita.
Ketiga adalah air susu yang merupakan saripati makanan yang ia konsumsi dan dikorbankan untuk membesarkan kita.

Keempat adalah air keringat yang ia teteskan untuk menjaga kita agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik.

Dan yang kelima adalah air mata yang selalu menghantar kesuksesan orang-orang hebat diiringi oleh untaian doa yakni air mata.
 
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Maka tak heran, Nabi Muhammad dalam haditsnya lebih menekankan untuk berbuat baik kepada sosok ibu. Dalam hadits dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi ra, beliau bertanya kepada Nabi:

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ
 
Artinya: “Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Bukhari).
 
Untuk berbuat baik kepada orang tua, khususnya ibu dan bapak kita,  Allah swt juga telah mengingatkan caranya di antaranya adalah dengan tidak berkata kasar dan menyakiti hatinya terlebih saat mereka sudah dalam kondisi tua.

Allah berfirman dalam surat Al-Isra ayat 23:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Artinya: “Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Demikianlah hal-hal yang bisa menjadi renungan kita semua tentang jasa orang tua khususnya ibu dalam membesarkan kita.

Semoga kita bisa memuliakan mereka dan mudah-mudahan kita dan mereka akan bersama-sama dikumpulkan di surganya Allah kelak di hari keabadian. Amin.
 
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْم
 
Khutbah II
 
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدَنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
 
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَ نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ  رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
 
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Demikian informasi teks khutbah Jumat hari ini 13 Oktober 2023 'Bersyukur dan Berterimakasih pada Ibu Kita' tinggal baca.(Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat Al Kahfi 1-10 Bahasa Arab, Latin, dan Artinya, Baca di Hari Jumat

Surat Al Kahfi 1-10 Bahasa Arab, Latin, dan Artinya, Baca di Hari Jumat

News | Jum'at, 29 September 2023 | 16:15 WIB

Banyak Aksi Perobekan hingga Pembakaran Alquran di Eropa, Apa Sebabnya?

Banyak Aksi Perobekan hingga Pembakaran Alquran di Eropa, Apa Sebabnya?

Video | Jum'at, 29 September 2023 | 10:00 WIB

Viral Pria Tendang Kepala Sejumlah Bocah di Masjid, Diduga Gara-gara Berisik saat Kutbah Jumat

Viral Pria Tendang Kepala Sejumlah Bocah di Masjid, Diduga Gara-gara Berisik saat Kutbah Jumat

Jatim | Selasa, 26 September 2023 | 13:40 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB