Suara Denpasar - Sobeng Suradal, seorang tokoh yang namanya tak asing di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. Ia mewariskan penegakan hukum yang konsisten dan tak pandang bulu.
Saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Pulau Morotai, keberhasilannya adalah hasil dari ketegasan dan komitmennya dalam menjalankan tugasnya.
Untuk diketahui, sosok satu ini lahir di Metro pada 12 Desember 1970, mengawali pendidikan di SD Negeri Lampung Tengah dan lulus pada tahun 1984. Kemudian, ia melanjutkan ke SMP Sritejokencono Lampung dan menyelesaikannya pada tahun 1987.
![Potret Sobeng Suradal saat masih menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Pulau Morotai bersama Istri tercinta [Suara Denpasar]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/10/16/1-sobeng1.jpg)
Setelah itu, Sobeng menempuh pendidikan SMA di Kota Gajah Lampung Tengah dan lulus pada tahun 1990. Setelah lulus SMA, Sobeng melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Lampung jurusan Hukum Pidana, lulus pada tahun 1995. Ia juga meraih gelar S2 di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, jurusan hukum, pada tahun 2008.
Karir Sobeng Suradal di Kejaksaan Republik Indonesia dimulai pada tahun 1997 sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kejari Liwa. Di sana, ia memulai karirnya sebagai Staf Tata Usaha sebelum diangkat sebagai PNS pada tahun 1998.
Perjalanan karirnya berjalan lancar, dan pada tahun 1999, Sobeng menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Liwa dan kemudian menjadi Jaksa Fungsional Kejari Gunung Sugih pada tahun 2002.
Pada tahun 2023, Sobeng Suradal menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejari Majene, lalu pada tahun 2005, ia dipindahkan ke Kejari Majalengka sebagai Kasi Pidana Umum.
![Potret Sobeng Suradal saat masih menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Pulau Morotai bersama Istri tercinta beserta dua anaknya [Suara Denpasar]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/10/16/1-whatsapp-image-2023-10-16-at-101649.jpeg)
Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi Kasi Penuntutan Kajati Lampung dan beberapa bulan setelahnya, diangkat kembali sebagai Kasi Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara dan Ketertiban Umum Kejati Lampung.
Di tahun 2014, Sobeng menjabat sebagai Kasi I Kejati Bali, dan pada tahun 2017, ia menjadi Kasi Ekonomi Keuangan. Selanjutnya, ia diangkat menjadi Koordinator Kejati Bali pada tahun berikutnya.
Setelah bertugas di Bali, pada tahun 2021, Sobeng Suradal pertama kali diangkat sebagai Kajari di Kabupaten Pulau Morotai. Selama kurang lebih waktu yang ia habiskan di sana, pada tahun 2023, ia dipromosikan kembali sebagai Kajari Pasaman di Lubuk Sikaping, Provinsi Sumatera Barat.
Ketika ditanya tentang pengalaman di Pulau Morotai, Sobeng mengakui bahwa tugasnya di sana membutuhkan ekstra kerja keras.
Ia mulai dengan melakukan konsolidasi internal, mengatasi kekurangan sumber daya manusia (SDM), dan memperbaiki sarana serta prasarana penunjang.
Selama lebih dari setahun, ia berhasil membangun kedisiplinan pegawai yang sebelumnya kurang baik, sehingga kedisiplinan pegawai meningkat secara signifikan.
Pendekatan lain yang dilakukan adalah membenahi sarana dan prasarana penunjang, yang juga memakan waktu kurang lebih satu tahun.
Sobeng Suradal menekankan bahwa bekerja di daerah kepulauan terpencil dan terluar memerlukan dedikasi dan integritas yang tinggi.
Tanpa dedikasi dan integritas yang kuat, tugas tersebut tidak akan mungkin terlaksana.
Di akhir masa jabatannya, Sobeng memberikan pesan kepada seluruh pegawai dan jaksa, bahwa mereka harus siap ditempatkan di mana saja di wilayah NKRI dan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan integritas.
"Jangan mengeluh dan mensyukuri amanah yang diberikan, karena itulah yang membuat semua menjadi nikmat," ingat dia.
Dengan riwayat karirnya yang cemerlang dan dedikasinya dalam menjalankan tugasnya, Sobeng Suradal adalah contoh nyata dari seorang jaksa yang berkomitmen untuk menjaga integritas dan keadilan dalam penegakan hukum.
Keberhasilannya adalah cerminan dari kerja keras dan dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugasnya di berbagai wilayah Indonesia. ***