Pemadaman TPA Suwung akan Dihentikan 25 Oktober Mendatang

Suara Denpasar

Selasa, 24 Oktober 2023 | 09:30 WIB
Pemadaman TPA Suwung akan Dihentikan 25 Oktober Mendatang
Pemadaman TPA Suwung akan Dihentikan 25 Oktober Mendatang (Antaranews)

Suara Denpasar - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin berharap masa tanggap darurat kebakaran di TPA Suwung tidak diperpanjang.

Hal tersebut berarti, 25 Oktober 2023 besok diharapkan menjadi upaya pemadaman terakhir di TPA Suwung dengan catatan ada transisi darurat ke pemulihan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali itu juga melaporkan, terhitung hingga Minggu, 22 Oktober 2023 dimana upaya pemadaman sudah memasuki hari ke-11, upaya tersebut telah mencapai 50 persen sejak dilakukannya pemadaman api di TPA Suwung.

Dilansir dari antaranews, Made Rentin menambahkan, perjuangannya para pihak yang ikut terlibat dalam upaya pemadam TPA Suwung itu juga tidak akan berlangsung terlalu lama lagi.

Sumber bara api TPA Suwung dilaporkan berada di kedalaman 10-15 meter di dalam tumpukan sampah yang menggunung dengan tinggi yang berkisar antara 40-45 meter.

Sebelumnya, masa transisi darurat ke pemulihan akan dilakukan pendinginan, upaya manajemen ulang pengelolaan sampah termasuk memberikan layanan kepada masyarakat yang terdampak kebakan TPA selama ini.

Dalam upaya pemadaman api di TPA Suwung, BPBD dilaporkan menerapkan strategi manajemen asap dengan cara melakukan upaya operasi lapangan.

Hal itu dilakukan dengan membongkar tumpukan sampah menggunakan eksavator dan loder, lalu membuat jalur agar bisa dilewati oleh personel untuk menemukan titik api yang akan disemprot dengan air.

Selain cara di atas, pihaknya menyiapkan tendon air 5.000 liter, lubang dan tempat air di tumpukan-tumpukan sampah dengan bantuan beberapa mobil pemadam kebakaran dari tiga Kabupaten, water cannon Polresta Denpasar, helikopter water bombing milik BNPB dan Raider TNI AD.

baca juga

Diketahui cara-cara tersebut efektif dalam menangani kebakaran TPA Suwung yang melahap hingga 12 hektar dari total luas TPA Suwung 32 hektar.

Sedangkan luas lahan yang masih terlihat muncul asap berkisar antara 4,5 hingga 5 hektar. Asap itu diyakini bukan karena ada api lagi di permukaan namun, pihak BPBD menduga asap itu berasal dari tumpukan sampah yang lebih dari 40-45 meter.(*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran TPA Suwung Belum Usai, Walikota Denpasar Dukung Teknologi Modifikasi Cuaca

Kebakaran TPA Suwung Belum Usai, Walikota Denpasar Dukung Teknologi Modifikasi Cuaca

Denpasar | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 09:10 WIB

Kebakaran TPA Suwung Belum Padam, Walikota Denpasar Bercanda Adakan Sayembara Bagi yang Sukses Turunkan Hujan

Kebakaran TPA Suwung Belum Padam, Walikota Denpasar Bercanda Adakan Sayembara Bagi yang Sukses Turunkan Hujan

Denpasar | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 08:40 WIB

Metode Injeksi Dilakukan Guna Percepat Pemadaman TPA Suwung

Metode Injeksi Dilakukan Guna Percepat Pemadaman TPA Suwung

Denpasar | Selasa, 17 Oktober 2023 | 08:35 WIB

42 Orang Diungsikan Akibat Kebakaran TPA Suwung Denpasar

42 Orang Diungsikan Akibat Kebakaran TPA Suwung Denpasar

Denpasar | Minggu, 15 Oktober 2023 | 08:50 WIB

Terkini

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:52 WIB

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:48 WIB

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:46 WIB

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:37 WIB

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:35 WIB

×