Pelaku Penyebaran Hoaks Kekerasan oleh Anggota BEM FMIPA UNY Ditangkap

Suara Denpasar

Selasa, 14 November 2023 | 07:40 WIB
Pelaku Penyebaran Hoaks Kekerasan oleh Anggota BEM FMIPA UNY Ditangkap
Pelaku Penyebaran Hoaks Kekerasan oleh Anggota BEM FMIPA UNY Ditangkap (YouTube Polda D.I. Yogyakarta.)

Suara Denpasar- Beberapa waktu lalu sempat heboh mengenai berita terjadinya pelecehan seksual di kalangan kampus FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Tepatnya pada 10 November 2023, berita tersebut disebarkan oleh anonym lewat akun menfess UNY @UNYmfs di aplikasi twitter.

Dalam beberapa tangkapan layar yang kini sudah dihapus itu, terlihat terduga pelaku melakukan pelecehan dan pengancaman kepada terduga korban yang mengaku sebagai seorang mahasiswa baru (maba).

Kasus tersebut pun menyeret nama M. Fahrezy salah satu anggota BEM FMIPA UNY yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual tersebut.

Namun, yang bersangkutan telah menepis isu tersebut dengan tegas. M. Fahrezy dengan menggandeng kuasa hukum dan didampingi rekan-rekannya telah membuat video klarifikasi yang berisikan penjelasan bahwa dirinya bukanlah pelaku kekerasan seksual seperti yang telah disebarkan.

Ia dan kuasa hukumnya pun mengatakan akan terus mengusut kasus tersebut hingga menemukan dalang di balik penyebaran berita bohong yang telah merugikan namanya itu.

Menanggapi permasalahan ini, Ditreskrimsus Polda DIY pada Senin, 13 November 2023, telah berhasil menangkap pelaku yang membuat kegaduhan hingga tega mencemari nama M. Fahrezy.

Dengan menelusuri akun @UNYmfs di aplikasi X didapatkan bahwa akun yang menyebarkan berita tersebut pertama kali ialah @akunsambatueu.

Dari pemeriksaan secara digital forensik, didapati bahwa akun tersebut dimiliki oleh seorang laki-laki (19) berinisial RAN, yang merupakan warga Yogyakarta.

baca juga

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa motif pelaku melakukan penyebaran berita bohong tersebut, lantaran sakit hati karena dirinya pernah ditolak saat seleksi pendaftaran BEM, dimana pada saat itu, ia ditolak sedangkan M. Fahrezy diterima.

Sakit hatinya pun berlanjut karena mendapat teguran dari M. Fahrezy mengenai sebuah acara dimana disana RAN menjadi panitia acaranya.

Polda DIY telah mengamankan barang bukti dari pelaku berupa sebuah handphone, dan sebuah akun media sosial.

“Dalam barang bukti yang kami sita yaitu ada tulisan konten yang memang sama, yang kemudian akun twitter atas nama @akunsambatueu yang digunakan untuk mengirimkan postingan tersebut berada dalam handphone milik terlapor,” kata Ditreskrimsus Kombes Pol Idham Mahdi, S.I.K., M.A.P pada konferensi pers yang disiarkan lewat akun YouTube Polda D.I. Yogyakarta.

Pihak Polda DIY akhirnya melakukan pemeriksaan barang bukti tersebut dan ditemukan sebuah e-mail yang tertaut dengan akun twitter @akunsambatueu dan ditemukan draft tulisan narasi kekerasan seksual di Whatsapp tersangka terlapor RAN sebelum adanya postingan di akun @UNYmfs.

RAN diketahui telah mengakui perbuatannya, bahwa ia lah dalang yang mengirimkan berita bohong mengenai kekerasan seksual tersebut di akun @UNYmfs beberapa hari lalu.

Akibat perbuatannya, RAN dijerat Pasal 45A Ayat 1 jo Pasal 28 Ayat 1 dan/atau Pasal 45 Ayat 3 jo Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan/atau Ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.(*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klarifikasi Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anggota BEM FMIPA UNY

Klarifikasi Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anggota BEM FMIPA UNY

Denpasar | Minggu, 12 November 2023 | 09:45 WIB

Kritik Politik Dinasti Jokowi, Akun Instagram Bem Unud Diretas

Kritik Politik Dinasti Jokowi, Akun Instagram Bem Unud Diretas

Denpasar | Selasa, 17 Oktober 2023 | 11:06 WIB

Rektor Unud Ditahan, SPI Ganti Nama Jadi Iuran Pengembangan Institusi

Rektor Unud Ditahan, SPI Ganti Nama Jadi Iuran Pengembangan Institusi

Denpasar | Selasa, 10 Oktober 2023 | 07:06 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB