Cedera Akibat Perangkat Elektronik Ancam Manusia, Smartphone Jadi Penyebab Utamanya?

Suara Denpasar

Jum'at, 17 November 2023 | 16:10 WIB
Cedera Akibat Perangkat Elektronik Ancam Manusia, Smartphone Jadi Penyebab Utamanya?
Cedera Akibat Perangkat Elektronik Ancam Manusia, Smartphone Jadi Penyebab Utamanya? (Pixabay)

Suara Denpasar - Kemajuan teknologi yang sedemikian pesat membuat kehidupan manusia tidak bisa lepas dengan yang namanya perangkat elektronik.

Namun tahukah kamu jika perangkat elektronik disebut menjadi ancaman bagi manusia karena menjadi penyebab terjadinya cedera pada tubuh.

Melansir dari laman androidauthority, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh National Electronic Injury Surveillance System (NEISS).

NEISS telah menghimpun data yang didapat dari rumah sakit di Amerika secara nasional, soal cedera yang berkaitan dengan produk yang digunakan oleh banyak orang.

Berdasarkan studi tersebut, cedera karena teknologi atau benda elektronik mengalami peningkatan sebesar 20% sejak tahun 2020 lalu.

Perangkat televisi menyumbang persentase terbesar dalam angka tersebut sebagai perangkat elektronik yang menjadi penyebab utama cedera.

Cedera yang diakibatkan oleh televisi berupa keseleo dan otot yang kaku pada area punggung bagian bawah.

Hal ini tak lain karena seseorang terlalu lama duduk untuk menonton televisi. Juga cedera terjadi ketika seseorang mengangkat atau memindahkan televisi ke suatu tempat.

Namun cedera karena televisi juga disebut mengalami penurunan drastis sebanyak nyaris 70%. Penyebabnya adalah tergantikannya TV tabung yang berat.

baca juga

Di peringkat kedua adalah cedera yang diakibatkan oleh penggunaan smartphone yang jumlah persentasenya sebesar 23%. Dan sepertinya akan menyalip cedera akibat televisi karena angkanya terus mengalami peningkatan sebanyak 28% dalam 10 tahun terakhir.

Data menunjukkan bahwa cedera akibat smartphone berupa nyeri di wajah. Juga dapat diakibatkan karena ponsel terjatuh atau terlempar mengenai anggota tubuh.

Selain itu data juga menunjukkan peningkatan cedera paling banyak disebabkan oleh penggunaan ponsel sambil berjalan kaki, berbicara, dan mengirim SMS.

Studi tersebut menyatakan bahwa faktor-faktor di atas seringnya mengakibatkan pergelangan kaki terkilir bahkan siku hingga wajah dan kepala memar.

Selanjutnya komputer dan video game, perangkat audio, dan baterai menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima. Hal ini karena komputer dan video game dapat merusak postur tubuh.

Sedangkan earbud dan headphone di peringkat selanjutnya karena menyebabkan sakit telinga.

Oleh karenanya perlunya membatasi pemakaian perangkat elektronik agar tidak berlebihan bisa jadi solusi agar kita terhindar cedera. Tak hanya itu menjaga pola hidup sehat dan berolahraga juga diperlukan untuk menghindari cedera. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update! 2 Punggawa Timnas Indonesia Dinyatakan Cedera, Ada Pemain Naturalisasi, Ini Sosoknya

Update! 2 Punggawa Timnas Indonesia Dinyatakan Cedera, Ada Pemain Naturalisasi, Ini Sosoknya

Denpasar | Jum'at, 10 November 2023 | 12:22 WIB

Bukan Cuma VAR, Ini 2 Teknologi Canggih yang Sudah Dipasang untuk Piala Dunia U-17

Bukan Cuma VAR, Ini 2 Teknologi Canggih yang Sudah Dipasang untuk Piala Dunia U-17

Denpasar | Kamis, 09 November 2023 | 19:45 WIB

4 Perempuan Hebat Asal Indonesia yang Bekerja di Perusahaan Teknologi Dunia, Ada yang Berkarir hingga 20 Tahun

4 Perempuan Hebat Asal Indonesia yang Bekerja di Perusahaan Teknologi Dunia, Ada yang Berkarir hingga 20 Tahun

Denpasar | Selasa, 31 Oktober 2023 | 06:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×