Tak berhenti di situ, Ferdy Sambo juga mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Sespim Lemdiklat Polri dan lulus pada 2018 lalu.
Jabatan terdahulu Ferdy Sambo hingga jadi Kadiv Propam
Ferdy Sambo telah mengemban berbagai jabatan penting sebelum kini dimutasi ke Yanma Polri.Pada masa awal kariernya, Ferdy Sambo menjabat sebagai Kanit Resintel di berbagai Polsek yang tersebar di kawasan Jakarta Timur.
Salah satunya, ia menjabat Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur pada 1997 silam. Dua tahun setelahnya, ia ditunjuk untuk menjabat Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur.
Ferdy Sambo menjabat Kasatreskrim Polres Jakbar pada 2010 hingga ditunjuk menjadi Kapolres Purbalingga dari 2013 hingga 2014.
Berkat kinerjanya, ia kemudian ditunjuk menjadi Wadirkirmum Polda Metro Jaya pada 2015 silam. Pada beberapa tahun setelahnya, ia berhasil menjabat Dirtipidum Mabes Polri.
Irjen Ferdy Sambo sempat menjabat Kadiv Propam sejak 2020 sebelum dinonaktifkan lantaran mencuatnya kasus kematian Brigadir J yang merupakan ajudannya sendiri.
Pernah menangani segudang kasus besar
Sepanjang kariernya, Irjen Ferdy Sambo berhasil meringkus berbagai kasus besar yang pernah menggemparkan negeri.
Ferdy Sambo yang kala itu berpangkat AKBP berhasil meringkus teroris Sarinah pada 2016 bersama Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian.
Masih berpangkat AKBP, Ferdy Sambo selaku Wadirkrimum Polda Metro Jaya turut mengungkap pembunuhan Mirna Salihin yang diduga diracun menggunakan sianida oleh sahabatnya sendiri, Jessica Kumala Wongso.
Ferdy Sambo kemudian naik pangkat hingga Brigjen dan berhasil mengungkap kasus kebakaran Kejagung pada Agustus 2020 silam.
Kini dimutasi ke Yanma Polri
Jabatan terkini Ferdy Sambo adalah sebagai Pati Yanma Polri. Divisi kepolisian tersebut bertugas langsung di bawah Kapolri dalam urusan pengelolaan Markas.
Tugas-tugas yang kini diberikan kepada Ferdy yakni berada dalam seputar pemeliharaan fasilitas markas seperti sarana prasarana dan sarana angkutan.