Terapi Ini Bisa Bikin Orang Tidak Takut Mati

Suara Depok

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:33 WIB
Terapi Ini Bisa Bikin Orang Tidak Takut Mati
ilustrasi depresi (geralt/pixabay.com)

Depok.suara.com - Kematian merupakan hal yang hampir ditakuti semua orang. Meski kematian adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, kesiapan untuk menghadapinya perlu dipertanyakan.

Sebuah riset menunjukan, bahwa terdapat sebuah cara untuk mengatasi kecemasan terhadap kematian. Mati suri atau psikedelik dapat mengubah pandangan seseorang terhadap kematian.

Mengutip dari Vice, profesor jurusan psikiatri dan ilmu saraf di Fakultas kedokteran Universitas Johns Hopkins, Roland Griffith membuktikan ini lewat survei online melibatkan lebih dari 3.000 orang yang pernah mati suri.

Sejumlah responden melaporkan, bahwa ada perubahan sikap saat berurusan dengan kematian. Termasuk, berkurangnya rasa takut mati. 

Sementara itu, menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE, Griffith menyebutkan, ada keanehan dalam survei ini. Ia perlu mengecek, apakah responden benar-benar mengalami mati suri atau hanya sedang berada dibawah pengaruh obat-obatan.

“Ada tumpang tindih besar sehubungan dengan fenomenologi, yaitu kualitas pengalaman, serta atribusi yang bertahan untuk pengalaman itu, baik dalam pengalaman nyaris mati atau keluar dari tubuh [astral projection] yang tidak berkaitan dengan obat-obatan, versus pengalaman psikedelik,” imbuhnya.

Griffith mengatakan, sering kali orang memiliki pandangan yang berbeda tentang kematian. Pandangan tersebut, lanjutnya, biasanya berkaitan dengan apa yang terjadi setelah kematian.

“Orang yang mengalami mati suri merasa ada kualitas penuh kebajikan yang muncul, dan mereka yakin kematian bukanlah akhir dari segalanya,” ucapnya.

Berkaitan dengan penelitiannya, Griffith juga pernah melakukan terapi psilocybin pada pasien kanker yang depresi. Karena, penyakitnya dapat mengancam jiwa. Hasilnya, tidak jauh berbeda dengan orang yang pernah mengalami mati suri.

baca juga

“Selain meredakan depresi dan kegelisahan, terapinya juga mengurangi rasa takut mati," ungkap Griffith.

Untuk mendapatkan pemahaman lebih luas tentang kesamaannya, para peneliti mengajak hampir 16.000 responden untuk mengisi survei online yang menanyakan seputar perubahan keyakinan tentang kematian yang dikaitkan dengan tiga jenis pengalaman. Pertama, pengalaman yang melibatkan konsumsi zat psikoaktif, seperti psilocybin, LSD, ayahuasca atau DMT. Kedua, pengalaman nyaris mati, dan yang terakhir adalah pengalaman luar biasa lainnya yang tidak melibatkan psikedelik.

Dari belasan ribu responden, hanya 3.192 orang yang merampungkan survei dan memenuhi kriteria. 2.259 orang di antaranya masuk kelompok psikedelik, sedangkan 933 orang memiliki pengalaman mengubah hidup yang tidak berkaitan dengan obat-obatan.

Dalam kelompok psikedelik, 40 persen responden memakai LSD (904 orang), 34 persen memakai jamur tahi atau magic mushroom (766 orang), 12 persen memakai ayahuasca (282 orang) dan 14 persennya lagi merokok/mengisap DMT selain ayahuasca (307 orang). Dalam kelompok “non-drug”, separuh responden melaporkan pernah mati suri, sedangkan separuhnya lagi mengalami sensasi keluar dari tubuh yang tidak membahayakan keselamatan mereka.

Berdasarkan jawaban yang diterima, responden dari kedua kelompok tak lagi setakut dulu berkat pengalaman mereka. Kendati demikian, ada perbedaan menarik baik di antara maupun di dalam kelompok-kelompok tersebut.

Contohnya, anggota kelompok “non-drug” lebih cenderung menganggapnya sebagai “pengalaman paling berharga dalam hidup mereka”, jika dibandingkan dengan kelompok psikedelik.  Sementara itu, cara pemakaian obat memengaruhi perbedaan dalam kelompok psikedelik.

“Walaupun kami secara statistik mengontrol perbedaan demografis, ayahuasca cenderung digunakan dalam kegiatan upacara dan secara bersama-sama, jadi mungkin ada bias yang lebih besar terhadap ekspektasi metafisik dan semacamnya. Mungkin memang ada perbedaan, tapi saya pikir kita masih bisa memisahkannya," pungkas Griffith.

Sumber Vice

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo Tolak Keterangan Rekonstruksi versi Bharada E

Ferdy Sambo Tolak Keterangan Rekonstruksi versi Bharada E

Sukabumi | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Kejadian saat Brigadir J Masuk ke Kamar Tidur Putri Candrawathi

Kejadian saat Brigadir J Masuk ke Kamar Tidur Putri Candrawathi

Cianjur | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:10 WIB

Minum Dua Cangkir atau Lebih Teh Hitam Sehari Bisa Mengurangi Risiko Kematian Dini

Minum Dua Cangkir atau Lebih Teh Hitam Sehari Bisa Mengurangi Risiko Kematian Dini

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal

Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:05 WIB

Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit

Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:00 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari

Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:44 WIB

Dari Gagal Penalti dan Tekuk 2-0 Maroko, Prancis Tunjukkan Mental Juara

Dari Gagal Penalti dan Tekuk 2-0 Maroko, Prancis Tunjukkan Mental Juara

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:38 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026

Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 05:01 WIB

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

×