5. Ekspetasi Terlalu Tinggi
Menurunkan berat badan membutuhkan waktu. Penyebab gagal diet juga bisa disebabkan ekspektasi yang terlalu tinggi, sehingga Anda cepat menyerah karena merasa diet tidak berhasil.
Sebaiknya Anda menentukan target berat badan yang realistis, misalnya setengah sampai satu kilogram dalam seminggu
6. Kurang Tidur
Ketika Anda kurang tidur, tubuh memproduksi hormon yang menstimulasi nafsu makan secara berlebihan, yaitu ghrelin.
Namun, di saat yang sama, produksi hormon leptin (hormon yang memberikan sinyal ke otak bahwa Anda sudah kenyang) menurun. Tidur yang cukup membuat Anda merasa rileks dan mencegah konsumsi camilan yang tidak perlu.
7. Diet Terlalu Ketat
Kebanyakan diet gagal karena orang mencoba mengikuti diet yang terlalu ketat, tidak seimbang, atau terlalu cepat menurunkan berat badan. Akibatnya, hal tersebut berujung pada diet yoyo, yaitu berat badan yang naik kembali setelah selesai menjalani diet.
Ada banyak pola diet yang terbukti efektif untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan. Pola diet yang Anda pilih sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan Anda untuk disiplin terhadap rencana diet
8. Kurang Minum Air
Air penting untuk membakar kalori. Jika Anda dehidrasi, atau kurang minum metabolisme akan melambat sehingga penurunan berat badan pun menjadi sangat lambat. Cobalah menambah segelas air tiap makan berat dan camilan.
9. Tidak melakukan Olahraga
Olahraga akan membantu membakar kalori lebih banyak sehingga penurunan berat badan bisa tetap stabil. Melakukan diet tanpa olahraga akan menyebabkan pembakaran kalori menjadi tidak maksimal. ***